Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Harga Minyak Dunia Turun, Ini Pemicunya

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Pemicunya

Redaksi - Kamis, 05 Januari 2023 10:03 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan di hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi Wib) harga minyak dunia anjlok lebih dari USD4 per barel. Karena kekhawatiran permintaan terkait dengan ekonomi global dan meningkatnya kasus COVID-19 di China menghancurkan harga minyak.

Data dari China menunjukkan bahwa meskipun tidak ada varian virus corona baru yang ditemukan di sana, negara tersebut kurang merepresentasikan berapa banyak orang yang meninggal dalam wabah baru-baru ini yang menyebar dengan cepat, kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Keadaan ekonomi global dan kenaikan suku bunga bank-bank sentral juga membebani harga minyak mentah.

Baca Juga:Nawal Lubis Hadiri ‘Aruh Mulud’ Bersama Ribuan Jemaah

Manufaktur AS mengalami kontraksi lebih lanjut pada Desember, turun untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 48,4 dari 49,0 pada November, angka terlemah sejak Mei 2020, kata Institute for Supply Management (ISM).

Pada saat yang sama, survei dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan lowongan kerja turun 54.000 menjadi 10,458 juta pada hari terakhir November, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menggunakan pasar tenaga kerja yang ketat sebagai alasan untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.

Pemerintah China meningkatkan kuota ekspor untuk produk minyak sulingan pada gelombang pertama untuk tahun 2023, menandakan ekspektasi permintaan domestik yang buruk.

[br]

Eksportir minyak utama Arab Saudi dapat memangkas harga minyak mentah kelas Arab Light unggulannya ke Asia pada Februari, setelah ditetapkan pada level terendah 10 bulan untuk bulan ini, karena kekhawatiran tentang kelebihan pasokan terus membayangi pasar.

Produksi minyak OPEC naik pada Desember, sebuah survei Reuters menemukan pada Rabu (04/01/2022) meskipun ada kesepakatan oleh aliansi OPEC+ yang lebih luas untuk memangkas target produksi guna mendukung pasar.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memompa 29 juta barel per hari (bph) bulan lalu, survei menemukan, naik 120.000 barel per hari dari November.

Stok minyak mentah AS kemungkinan naik 1,2 juta barel pekan lalu, dengan persediaan sulingan diperkirakan turun, jajak pendapat Reuters yang direvisi menunjukkan. Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis angkanya pada Kamis pagi waktu setempat.

[br]

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari tergelincir USD4,09 atau 5,3% menjadi USD72,84 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret jatuh USD4,26 atau 5,2%, menjadi ditutup di USD77,84 per barel di London ICE Futures Exchange, seperti dikutip dari Okezone, Kamis (05/01/2023).

"Minyak mentah diperdagangkan lebih rendah di tengah kekhawatiran seputar COVID-19 China dan The Fed memaksa resesi global keduanya menuntut peristiwa penghancuran," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Ekonomi

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Ekonomi

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Ekonomi

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Ekonomi

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Ekonomi

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis