MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, pada akhir perdagangan kemarin Indeks dolar AS tergelincir ditutup melemah. Dolar melemah karena para investor mencerna sejumlah data yang beragam.Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan AS melaporkan Kamis bahwa izin bangunan AS untuk rumah baru turun 1,6% menjadi 1,33 juta pada Desember. Ekonom memperkirakan izin bangunan turun menjadi 1,35 juta.Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 15.000 menjadi 190.000 dalam pekan yang berakhir 14 Januari, kata Departemen Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru akan berjumlah 215.000.
Baca Juga:Polres Sergai Terus Bantu Masyarakat Kurang MampuIndeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,32% menjadi 102,0570, seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (20/01/2023).Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0831 dari USD1,0795 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,2393 dari USD1,2342 pada sesi sebelumnya.Dolar AS dibeli 128,47 yen Jepang, lebih rendah dari 128,75 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9152 franc Swiss dari 0,9163 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3454 dolar Kanada dari 1,3490 dolar Kanada. Dolar AS melemah menjadi 10,3117 Kronor Swedia dari 10,3303 Kronor Swedia.