Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Wall Street Meroket Di Akhir Perdagangan, Begini Nasib 3 Saham Utama AS

Wall Street Meroket Di Akhir Perdagangan, Begini Nasib 3 Saham Utama AS

Redaksi - Sabtu, 28 Januari 2023 08:00 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, di akhir perdagangan Jum'at bursa saham AS, Wall Street menguat. Ketiga indeks utama saham AS mengakhiri sesi di zona hijau. Nasdaq didukung saham megacap yang menikmati kenaikan terbesar. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 109,30 poin atau 0,95% menjadi 11.621,71 poin.

Ketua Fed Jerome Powell dengan jelas menyatakan bahwa pertempuran bank sentral melawan inflasi yang tinggi selama puluhan tahun masih jauh dari selesai. Pasar keuangan masih percaya bank sentral akan menaikkan suku bunga target dana Fed sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan minggu depan.

Menurut data Refinitiv, musim laporan keuangan kuartal keempat berjalan di semua silinder, dengan 143 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari jumlah tersebut, 67,8% telah mengalahkan ekspektasi Wall Street, sedikit lebih baik dari rata-rata jangka panjang 66%, tetapi jauh di bawah tingkat 76% selama empat kuartal terakhir.

Baca Juga:Ketua IKA PMII Ance Selian: Daerah yang Pelayanan Publiknya Buruk, Kepala Daerahnya Patut Mundur

Para analis sekarang memperkirakan agregat laba S&P 500 turun 2,9% tahun-ke-tahun, dibandingkan dengan penurunan tahunan 1,6% yang lebih ringan yang terlihat pada 1 Januari.

Indeks Dow Jones Industrial Average terdongkrak 28,67 poin atau 0,08% menjadi menetap di 33.978,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 10,13 poin atau 0,25% menjadi ditutup pada 4.070,56 poin.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumer non-primer dan real estat masing-masing terangkat 2,27% dan 0,94% melampaui yang lainnya. Sektor energi merosot 1,99% merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.

Untuk minggu ini, Dow naik 1,8%, S&P 500 naik 2,5% dan Nasdaq yang padat teknologi melonjak 4,3%. Dari penutupan Jum'at lalu (20/01/2023), S&P dan Dow membukukan kenaikan mingguan ketiga mereka dalam empat pekan terakhir, sementara Nasdaq yang sarat teknologi membukukan kenaikan mingguan keempat berturut-turut.

[br]

"Ini akhir yang bagus dari apa yang membentuk bulan yang kuat secara historis," kata Kepala Strategi Pasar Carson Group, Ryan Detrick, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (28/01/2023).

"Ini adalah realisasi bahwa inflasi terus turun dengan cepat dan mengurangi banyak kekhawatiran mengenai perekonomian," tambahnya.

Laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) Departemen Perdagangan yang sangat diantisipasi, menunjukkan permintaan yang melemah dan inflasi yang dingin - yang persis seperti yang ingin dicapai oleh kenaikan suku bunga terbatas Federal Reserve.

"(Laporan PCE) Adalah blok bangunan lain untuk data inflasi yang kami lihat baru-baru ini. Rantai pasokan terus terbuka dan membaik, membuka pintu bagi The Fed untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunga yang agresif," tambah Detrick.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Ekonomi

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU