MATATELINGA, Medan : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Arief S Trinugroho menyampaikan, bahwa kondisi daerah di tengah situasi pandemi Covid-19 semakin terkendali, mengalami peningkatan dalam berbagai aspek. Ini menjadi catatan penting guna menaikkan nilai investasi di masa mendatang.
“Hal ini memberikan dampak yang positif sehingga dapat mendorong pemulihan kondisi ekonomi Sumatera Utara dengan pertumbuhan sebesar 4,73% pada tahun 2022, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2,61%,” ujar Sekdaprov Arief S Trinugroho mewakili Gubernur pada Seminar Internasional Sektor Perdagangan, Pariwisata dan Investasi di Sumut yang digelar di Hotel Adimulia Medan, Rabu (8/2).
Sesuai dengan topik pembahsan seminar, Sekda menyampaikan tiga sektor yakni perdagangan, pariwisata dan investasi yang mengalami peningkatan. Sebagaimana neraca perdagangan luar negeri Provinsi Sumut mengalami perkembangan yang fluktuatif, dalam beberapa tahun terakir, namun masih berkisar di atas US$ 3 miliar.
“Secara keseluruhan, pada tahun 2022 neraca perdagangan luar negeri Sumatera Utara mencatatkan surplus US$ 6,91 miliar, meningkat US$ 0,15 miliar dibandingkan pada tahun 2021 dengan nilai surplus sebesar US$ 6,76 miliar,” ujarnya, dalam seminar yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023.(james)