MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, sepanjang perdagangan hari ini, Jum'at (17/02/2023) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipediksi bergerak mixed cenderung melemah pada kisaran 6.800 â€" 6.950.Sebelumnya IHSG ditutup melemah sebesar -18.87 poin (-0.27%) menuju 6895,66 pada perdagangan hari Kamis 16 Februari 2023.Sebanyak 238 saham menguat, 270 saham menurun, dan 199 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Baca Juga:Gubernur Edy Rahmayadi Serahkan Tunggul Kecamatan Terbaik se-Sumut TA 2022 di SipirokNilai transaksi mencapai Rp9.494 triliun (all market). Nilai transaksi mengalami peningkatan dibanding nilai transaksi sebelumnya.Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kekhawatiran akan kenaikan Fed rate nampak masih terasa, dimana efek pertama terjadi pada penguatan USD, dan net sell asing di IHSG berlanjut."Kondisi ini memang belum mengarah pada tekanan besar yang membuat IHSG downtrend, namun akan membuat pola inverted head & shoulders gagal terkonfirmasi," tulis William dalam analisisnya, seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (17/02/2023).Menurut William, pada Outlook sebelumnya bahwa jika IHSG hanya menjadi sideways, itu tidak menjadi masalah dan membuka peluang buy on weakness.[br]"Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan," katanya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.AMRT, buy, support 2880, resistance 3100.MNCN, buy, support 670, resistance 730.ANJT, buy, support 685, resistance 760.KLBF, buy, support 2250, resistance 2360.