Matatelinga - Jakarta, Presidium Nasional Pena 98 wilayah Sumatera Selatan, Kiki Revolt, mengatakan, kenaikan harga BBM tentunya akan berimbas pada kenaikan harga barang dan ongkos transportasi. "Rencana kenaikan harga BBM akan menjadi tolak ukur keberpihakan pemerintah kepada rakyat," katanya yang dilansir Okezone, Rabu (3/9/2014).Aktivis 98 yang tergabung dalam Pena 98 siap turun ke jalan jika pemerintah tetap menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Menurut Kiki, seharusnya bukan subsidi BBM yang dipangkas tapi belanja operasional birokasilah yang harusnya dipangkas."Pena 98 Sumsel menyerukan untuk menggalang front-front perlawanan penolakan kenaikan harga BBM, baik oleh pemerintah SBY saat ini ataupun pemerintahan Jokowi yang akan datang," tegasnya.
Menurutnya, penggalangan gerakan melawan kenaikan harga BBM akan dilakukan di kampus-kampus, pabrik dan di masyarakat. "Ini untuk memberikan peringatan bagi pemerintah yang akan mengikuti kenaikan harga BBM dan harus dilawan.
Menaikkan harga BBM adalah membunuh rakyat,"pungkasnya.
(Mt)