MATATELINGA, Rantauprapat : Pasar Gelugur Rantauprapat, Labuhanbatu, menjadi salah satu nominator pada lomba "pasar pangan aman", berbasis komunitas tahun 2023. Selain itu, Pasar Gelugur Rantauprapat juga masuk 5 (lima) besar peserta nasional khusus wilayah regional barat.Hal ini terungkap pada acara sosialisasi terkait mitigasi cemaranbEtilen Oksida (Eto) dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan (SMKPO) di Pasar Gelugur Rantauprapat, Kamis (23/2/2023).Hadir dalam kegiatan ini,Bupati Labuhanbatu, dr H Erik Adtrada Ritonga MKM, didampingi wakil bupati, Hj Ellya Rosa Siregar SPd MM.Adapun penilaian lomba dilakukan dua tahap, yaitu penilaian dokumen dan penilaian lapangan. Dewan juri pada kegiatan tersebut, terdiri dari perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan POM.Perlombaan ini dilakukan, sebagai upaya meningkatkan motivasi, komitmen, dan peran aktif komunitas pasar, serta Pemerintah Daerah, Badan POM memberikan penghargaan kepada pasar dan Pemerintah Daerah, yang mendukung terwujudnya Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.Melalui kesempatan ini, Badan POM melakukan Sosialisasi terkait Mitigasi Cemaran Etilen Oksida (Eto) dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terkait pangan yang "aman" untuk dikonsumsi.Masyarakat dan pelaku usaha diharapkan, dapat mengantisipasi kasus kasus pangan yang tidak aman, seperti kasus yang sedang beredar yaitu chikibul, lalu kasus cemaran EG DEG, Eto dan lainnya. Selain itu Badan POM juga melakukan berbagai langkah strategis lainnya.Dalam kesempatan ini, Bupati dr H Erik Adtrada RItonga MKM, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM Republik Indonesia dan Badan POM Medan, yang telah memberikan pembinaan dan bimbingan terkait pasar aman dari bahan zat berbahaya di Pasar Gelugur Rantauprapat.[br]Menurut Erik, mewujudkan pasar aman dan pengendalian penyalahgunaan bahan zat berbahaya pada pangan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah melakukan berbagai upaya. Diantaranya, membentuk Tim Pasar Aman terdiri dari instansi teknis terkait.Dan secara khusus katanya, mengangkat tenaga khusus, yang bertugas melakukan pengawasan dan pemerikasaan serta pengujian makanan yang diperjual belikan di Pasar Gelugur secara rutin.Dia juga menyampaikan, bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada di Pasar Gelugur Rantauprapat, agar ke depannya, bagi para pedagang untuk tetap menjaga kualitas dagangannya. Sekaligus menghimbau, agar tidak menggunakan bahan zat berbahaya pada jenis bahan makanan yang diperjualbelikan.Kepada pengelola pasar, agar tetap melakukan pengawasan, pembinaan dan sosialisasi secara berkala, kepada pedagang. Serta bagi para konsumen, pembeli, pengunjung Pasar Gelugur, tidak khawatir akan kualitas bahan pangan yang diperjual belikan di pasar ini.Dikesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Dra Rita Endang Apt MKes dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, yang telah menjaga kebersihan, seperti bebas sampah di pinggir jalan, dan ini akan saya sampaikan ke Jakarta."Jalan memang semuanya harus bersih, supaya menjadi kegembiraan ketika siapapun yang datang kemari", ujar Rita Endang.Katanya, Badan POM Medan sudah menilai salah satu pasar di Sumatera Utara, layak untuk dilombakan yaitu Pasar Gelugur Rantauprapat. Oleh karena itu, apa yang telah dilakukan Badan POM, terkait dengan pangan yang kadaluarsanya di atas 7 hari, wajib harus ada izin edar.Diakhir penyampaian Endang Rita mengatakan agar masyarakat teredukasi, tentu ini menjadi percontohan bagi pasar-pasar yang lain, oleh karena itu Dinas Perindag harus memulai replikasi adanya pasar-pasar sehinga nantinya betul-betul dilaksanakan dengan baik.Usai menyampaikan sambutan dan bimbingan, baik bupati bersama wakil bupati, Deputi POM RI, Ketua DPRD, Kepala Badan Pom Medan dan Tim Verifikator, serta rombongan langsung melaksanakan peninjauan ke lokalisasi Pasar Gelugur dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber, diikuti para peserta.Selain bupati, wakil bupati, kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Meika Riyanti Siregar SH, Kepala Badan POM Medan Drs Martin Suhendri Apt MFarm., Tim Verifikator, Kementerian Agama Labuhanbatu, Asisten I Setdakab H Sarimpunan Ritonga, Asisten II, Ikramsyah Nasution, beberapa pimpinan OPD, Camat Rantau Utara Napsir Rambe, para pedagang dan tamu undangan lainnya. (yasmir)