MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan jika harga minyak dunia alami perubahan dan kali ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas soal kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus penugasan atau Pertalite (RON 90). Inilah fakta harga pertalite bisa turun bulan depan.Tutuka Ariadji selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM menekankan, penyesuaian harga BBM Pertalite ini baru dapat dilakukan apabila harga minyak mentah terus menurun hingga ke level USD65 per barel.
Berikut fakta tentang harga pertalite bisa turun bulam depan, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (26/03/2023).Baca Juga:Musa Rajekshah Menangis Kisahkan Amanah Sang Ayah1. Formula yang tentukan perhitungan harga BBMLebih lanjut, Tutuka menuturkan, ada tiga formula yang turut menentukan perhitungan penyesuaian harga BBM Pertalite yakni harga pokok yang termasuk harga biaya pengadaan dan pengolahan, biaya distribusi, dan margin perusahaan."Kan biasanya ada harga pokoknya, harga biaya pengadaan, harga pengolahan lah ya, setelah itu ada distribusi, ada margin. Tiga formula," lanjutnya.
2. Sempat alami kenaikan hingga Rp10.000 per literSebagai informasi, harga BBM Pertalite sejak 3 September 2022 mengalami kenaikan menjadi Rp10.000 per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter. Begitu juga dengan harga BBM Solar bersubsidi ikut dibanderol naik menjadi Rp6.800 per liter dari sebelumnya Rp5.150 per liter.Hal itu dilakukan Pemerintah dalam rangka merespon kenaikan harga minyak dunia yang semakin tidak terkendali yang tentu saja kondisi ini akan berpengaruh pada anggaran subsidi energi (BBM) yang akan semakin membengkak.Selain faktor kenaikan Indonesia Crude Price (ICP), kenaikan peningkatan kunsumsi BBM sehingga juga berperan meningkatkan alokasi anggaran subsidi BBM pada tahun 2022.[br]
3. Adanya penyesuaian harga BBMKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas soal kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus penugasan atau Pertalite (RON 90).Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menekankan, penyesuaian harga BBM Pertalite ini baru dapat dilakukan apabila harga minyak mentah terus menurun hingga ke level USD65 per barel.
4. Harga minyak turunAdapun harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin (20/03/2023) siang sempat tercatat mencapai USD71,02 per barel untuk jenis Brent, turun 2,7% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Sementara jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) longsor 2,89% ke USD64,81 per barel, berdasarkan data Refinitiv."Sementara ini kalau (turunnya) sampai USD70, kami hitung masih belum (turun harga Pertalite). Jadi mulai USD65, harga minyak USD65 nanti kita namanya sesuatu yang kita lakukan adjustment ya," ungkap Tutuka ketika ditemui di acara High Level Human Capital Summit di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan hari ini, Selasa (21/03/2023).