Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Diresmikan, Berikut Ini Lima Sederet Faktanya

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Diresmikan, Berikut Ini Lima Sederet Faktanya

Redaksi - Minggu, 09 April 2023 09:20 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Kereta Cepat pun siap diresmikan pada Agustus 2023. Hal tersebut ditandai dengan pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer (km) telah selesai.

Perlu untuk diketahui, penyelesaian terakhir pemasangan rel KCJB tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan di Stasiun KCJB Halim.

Pada Agustus 2023 mendatang peresmian Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dilakukan dan ini sekaligus sebagai hadiah HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berikut ini adalah fakta-fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung siap diresmikan Agustus 2023. Seperti dikutip dari Okezone, Minggu (09/04/2023).

Baca Juga:Meski Dibilang 100 Persen, Ternyata Anggaran Proyek Pembangunan MPP Masih Tersisa Rp 1,5 Miliar

1. Manfaatkan modal PMN

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan KAI telah mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang bersumber dari APBN tahun 2021 sebesar Rp6,9 triliun untuk pembangunan KCJB dan LRT Jabodebek serta penambahan PMN yang bersumber dari APBN 2022 sebesar Rp3,2 triliun untuk memperkuat perusahaan dalam menyelesaikan proyek KCJB.

“KAI berkomitmen mengelola PMN secara akuntabel dan transparan yang ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat,” kata Didiek.

2. Gandeng Kepolisian

General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry mengatakan kalau PT KCIC akan bekerja sama dengan Kepolisian RI khususnya Polda Jabar untuk mengantisipasi berbagai potensi hazard dan meminimalisasi berbagai potensi gangguan yang ada dalam pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.

“Teknologi Kereta Api Cepat berbeda dengan kereta api biasa. KCJB mampu beroperasi hingga 350 km/jam, sehingga membutuhkan penanganan keamanan dan keselamatan yang ekstra. KCIC akan secara proaktif mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat perjalanan KCJB,” ucapnya.

[br]

3. Progres KCJB sudah 86%

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan kalau progres konstruksi KCJB sudah mencapai 86%, sesuai hasil verifikasi para konsultan. Bahkan, pembangunan stasiun sudah di atas 90% dan akan terus dipercepat menjelang peresmian KCJB pada Agustus 2023.

"Setelah itu, akan dilakukan fine adjustment sambil paralel listrik aliran atas juga akan terpasang seluruhnya. Nantinya ditargetkan pada 1 Mei akan dilakukan Commissioning Test dan paralel diajukan sertifikasi laik operasinya oleh Kementerian Perhubungan," katanya.

4. Panjang rel 304 km

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan total sebanyak 304 km rel yang telah terpasang.

"Adapun total 304 km rel yang telah terpasang meliputi jalur ganda seluruh trase KCJB sejauh 142,3 km, rel di 4 stasiun KCJB, dan Depo Tegalluar," ujarnya.

Sementara itu, rel yang dipasang khusus untuk kereta api cepat yaitu rel tipe R60 sepanjang 500 meter yang disambungkan dengan metode flash butt welding agar sambungan antar rel akan terasa mulus sehingga perjalanan KCJB minim guncangan.

[br]

5. Waktu 12 bulan

Luhut juga mengatakan kalau waktu yang dibutuhkan untuk proses peletakan rel atau track laying ini memakan waktu selama 12 bulan sejak dimulainya pada 20 April 2022 lalu.

Peletakan rel ini dilakukan dengan menggunakan mesin track laying yang pertama kali ada di Indonesia.

"Mesin ini mampu memasang rel hingga sepanjang 5 km per hari, lebih cepat jika dibandingkan dengan pemasangan rel secara manual," kata Luhut.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut