Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Rangkuman Penyaluran Dana Bos Yang di Lakukan Pemerintah

Rangkuman Penyaluran Dana Bos Yang di Lakukan Pemerintah

- Senin, 05 Juni 2023 08:32 WIB
pixabay
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perlindungan sosial untuk tahun 2023 dialokasikan Rp476 triliun dengan berbagai dana bansos. Pemerintah terus melakukan pencairan bansos (bantuan sosial) Juni 2023.

"Ini tujuannya adalah untuk melindungi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk di dalam Program Keluarga Harapan (PKH), di mana anggaran yang kita sediakan Rp28,7 triliun," ujar Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Anggaran bansos ini masuk ke dalam anggaran perlindungan sosial (perlinsos) yang ditetapkan dalam APBN 2023.

BACA JUGA:Sepuluh Narapidana Bebas Murni, Hari Waisak,, Apakah bertaubat...?

Berikut yang dirangkum media fakta pencairan bansos Juni, Senin (5/6/2023):

1. Bansos Keluarga Miskin, Rentan, UMKM dan Petani

Pemerintah juga membantu keluarga miskin dan rentan, UMKM, Petani dan seluruh masyarakat secara umum melalui subsidi energi dan subsidi nonenergi seperti pupuk, kredit usaha rakyat (KUR) dan juga sektor-sektor transportasi.

[br]

Besaran anggaran pendapatan belanja atau APBN di dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk subsidi-subsidi tersebut, baik itu subsidi BBM, listrik, subsidi pupuk, KUR dan berbagai subsidi untuk tarif angkutan mencapai Rp290,6 triliun.

2. Bansos 96,8 Juta Keluarga Tidak Mampu

Pemerintah juga membantu keluarga tidak mampu 96,8 juta untuk dapat memperoleh akses kesehatan melalui Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) biaya yang dikeluarkan adalah Rp46,5 triliun.

Di sisi lain bagi keluarga yang tidak mampu, maka putra putrinya mendapatkan bantuan untuk pendidikan dalam bentuk program Indonesia Pintar.

"20,1 juta siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar yang anggarannya disediakan Rp9,7 triliun," katanya.

Bagi mahasiswa yang tidak mampu, mereka diberikan bantuan Bidikmisi atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang saat ini lebih dari 994,3 ribu mahasiswa yang mendapatkan yang anggaran dalam APBN Rp12,8 triliun

3. Program Perlindungan Sosial

Selain itu, menjaga inflasi agar tidak menggerus daya beli juga dilakukan pemerintah juga saat ini memberikan pemenuhan kebutuhan gizi melalui program perlindungan sosial bantuan pangan yaitu akan diberikan kepada 21,3 juta KPM.

[br]

Di mana akan diberikan pemerintah dalam bentuk paket protein ayam dan telur dan kepada 1,4 juta KPM dengan balita stunting dengan total Rp8,2 triliun.

4. Bansos PKH Rp250.000 hingga Rp3 juta

Nominal Bansos PKH yang berbeda-beda ini, tambahnya, dikarenakan data KPM yang berbeda-beda, seperti KPM yang memiliki anak usia sekolah, balita, ibu hamil, lansia, dan anggota keluarga yang lumpuh atau cacat.

- Ibu hamil dan masa selama nifas Rp3.000.000 dalam 4 tahap

- Balita dan anak usia dini 0-6 tahun Rp3.000.000 dalam 4 tahap

- Anak Sekolah SD sederajat Rp900.000 dalam 4 tahap

- Anak Sekolah SMP sederajat Rp1.500.000 dalam 4 tahap

- Anak Sekolah SMA sederajat Rp2.000.000 dalam 4 tahap

- Lansia usia 60 tahun Rp2.400.000 dalam 4 tahap

- Disabilitas berat Rp2.400.000 dalam 4 tahap

5. Bansos Sembako Rp200.000

Pos Indonesia mendapatkan amanat dari Kementerian Sosial untuk menyalurkan bansos sembako di 83 kabupaten/kota yang selama ini merupakan daerah cukup sulit untuk penyaluran.

Nominal bantuan yang akan diberikan kepada KPM, yaitu bansos sembako untuk tiga bulan dengan rincian per bulan Rp200 ribu, sehingga total Rp600 ribu

Untuk masyarakat bisa mengecek penerima bansos dengan mengaksesnya melalui laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

6. Bansos Pangan

Bansos pangan akan terus dilanjutkan pemerintah. Bansos pangan ini berupa berupa beras, ayam dan telur dengan total Rp8,2 triliun.

Demikian seputar bansos yang bakal cair pada Juni 2023. Pencairan bansos ini biasanya sudah terjadwal dan akan menyesuaikan anggaran yang sudah disediakan.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemko T.Tinggi Galakkan Tanam Bawang Merah

Ekonomi

Abbas Araghchi: Sesuai Hukum Internasional, Selat Hormuz Dikelola Iran dan Oman

Ekonomi

Usulan Sekretaris Jenderal NATO , di Tolak Pemerintah Inggris dan Prancis

Ekonomi

Pemko Tebingtinggi Dan Tanjungbalai Jalin Kerja Sama, Perkuat Layanan Publik

Ekonomi

Gawat! 132-an siswa MTs GUPPI Malintang Belum Kebagian program MBG, Siapa yang Salah....?

Ekonomi

MTQ Deli Serdang Diperketat Cegah Kafilah dari Luar Daerah dan Dorong Pembinaan di Kecamatan