Matatelinga - Beijing, Pertumbuhan jutawan yang melambat terjadi karena penjualan barang mewah high-end di China, mulai dari jam tangan, anggur, tas hingga Lamborghini melambat. Tapi Rupert Hoogewerf, ketua dan peneliti kepala Laporan Hurun, mengatakan pertumbuhan jutawan tahun ini masih solid. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hurun Research Institute, China tercatat menciptakan 40.000 jutawan baru pada 2013. Dengan demikian, total jutawan di China menyentuh angka 1,09 juta. Menurut Hurun Research Institute, jumlah orang di Cina dengan kekayaan pribadi sebesar 10 juta yuan atau setara dengan USD1,6 juta mencapai 1.090.000 orang, naik dari jumlah di 2012 sebesar 1.050.000. Sementara orang kaya di China yang memiliki lebih dari 100 juta yuan atau USD16 juta, meningkat sebesar 2.500 orang menjadi 67.000. "Meskipun kami telah melihat adanya perlambatan pengeluaran, tapi masih banyak uang yang ada di sana," katanya dalam laporan tersebut seperti dilansir dari CNBC. Laporan itu mengatakan, 55 persen dari jutawan merupakan pebisnis swasta. Satu dari lima orang tersebut, adalah eksekutif senior di perusahaan besar dan 15 persen lainnya terdaftar sebagai investor real-estate. Hanya 10 persen yang digambarkan sebagai investor pasar saham profesional atau mereka yang sumber penghasilan utamanya berasal dari saham dan investasi keuangan.(Mt/Okz)