Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Setelah Ditopang Permintaan China Begini Lah Nasib Harga Minyak Dunia

Setelah Ditopang Permintaan China Begini Lah Nasib Harga Minyak Dunia

Redaksi - Sabtu, 17 Juni 2023 09:04 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya dan kali ini pada akhir perdagangan, Sabtu (17/6/2023) pagi harga minyak dunia memperpanjang kenaikannya.

Menurut Analis pemasok informasi pasar FX Empire, Vladimir Zernov mengaitkan kenaikan harga minyak dengan pengurangan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya ditambah pemotongan tambahan oleh Arab Saudi pada Juli serta stimulus ekonomi China. Seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (17/06/2023).

Menteri Energi Rusia Nikolai Shulginov mengatakan "realistis" untuk mencapai harga minyak sekitar 80 dolar AS per barel, kantor berita negara Rusia melaporkan.

Baca Juga:Edy Rahmayadi Ajak Kolaborasi Sukseskan Target Pembangunan

Shulginov juga mengatakan produksi kondensat minyak dan gas Rusia diperkirakan turun sekitar 20 juta ton (400.000 barel per hari) tahun ini, mengulangi ekspektasi Rusia.

Di Iran, ekspor minyak mentah dan produksi minyak telah mencapai level tertinggi baru pada tahun 2023 meskipun ada sanksi AS, menurut konsultan, data pengiriman dan sumber yang mengetahui masalah tersebut, menambah pasokan global ketika produsen lain membatasi produksi.

Adapun minyak dunia membukukan kenaikan mingguan, karena permintaan China yang lebih tinggi dan pemotongan pasokan OPEC+ mengangkat harga meskipun ada perkiraan pelemahan dalam ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

[br]

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli bertambah USD1,16 atau 1,64%, menjadi menetap di USD71,78 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat USD0,94 atau 1,24%, menjadi ditutup di USD76,61 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Untuk minggu ini, Brent membukukan kenaikan mingguan sebesar 2,4% dan WTI naik 2,3%.

Minyak telah naik minggu ini di tengah harapan meningkatnya permintaan China. Throughput (tingkat pengolahan) kilang China naik pada Mei ke rekor total tertinggi kedua dan CEO Kuwait Petroleum Corp memperkirakan permintaan China akan terus meningkat selama paruh kedua.

Pedagang minyak terus menambah posisi beli untuk mengantisipasi permintaan minyak yang lebih tinggi yang timbul dari kebijakan dukungan China.

[br]

Minyak menguat karena prospek fundamental jangka pendek tampaknya telah berubah, dengan premi diesel Eropa melonjak dan karena China memberikan kuota impor minyak mentah besar-besaran, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, pemasok jasa perdagangan daring multi-aset.

Impor minyak mentah China mungkin akan menjadi kuat setelah stimulus mengalir melalui ekonomi, menurut Moya, dikutip dari Xinhua.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Ekonomi

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Ekonomi

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui