MATATELINGA, Medan : Aksi mogok jalan para supir dan pemilik armada, beberapa hari lalu, kini dilakukan pertemuan dari urusan Redaksi angkot Morina 79.Pertemuan digelar di pangkalan baru jalan kapten rahmad buddin, terjun persis di depan kantor P A C P P Marelan. Pada jumat 15 September 2023,sekitar pukul 10.30 Wib. Dalam aksi ini, tuntutan para supir menuntut pergantian mandor, yang saat ini berasal dari oknum TNI Aktif.Para supir juga mengatakan, banyaknya tekanan dan kewajiban yang di berlaku kan oknum mandor yang berasal dari TNI aktif, segera di gantikan oleh mandor perintis lama Warimin.Perwakilan direksi Morina 79,oleh Rozi Silalahi, menampung, keluhan para supir, guna di bahas ke Redaksi pada senin mendatang.Silalahi, dalam pertemuan akan segera menyampaikan, atas segala tuntutan para supir dan pemilik armada, agar, segera di bahas di redaksi,"ungkap Silalahi. Salah seorang pengawas lapangan Suheri, meminta kepada redaksi agar permasalahan yang terjadi, baik itu iuran, T P P, dan kutipan Iuran mandor, bisa dilakukan sesuai keinginan para supir.
BACAJUGAhttps://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/jumat-curhat-polres-pelabuhan-belawan-di-mesjid-al-osmaniDalam kesempatan ini, perwakilan supir supriono dan juga pemilik armada, mengatakan tentang adanya oknum aktif TNI, tidak boleh dwi fungsi untuk mengawasi trayek armada 79.Dan hal ini, saat di pegang oknum tersebut, yang juga pada awalnya bukan dia, melainkan mandor tengah, dan dia sebagai tukang tulis, kini di angkat mandor, tanpa sepengetahuan dan tanda tangan saya, "ujar Suheri.Untuk itu, para, pengunjung rasa akan tetap meminta mandor oknum TNI itu, segera di berhentikan di gantikan oleh mandor perintis, Warimin, terang pengunjuk rasa.pungkas"