Matatelinga - Jakarta, Seperti diketahui, kuota BBM sebesar 46 juta kiloliter (kl). Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) disebut-sebut akan jebol atau tidak sampai memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. "Saya ingin sampaikan ke masyarakat, apapun yang terjadi tidak mungkin negara ini tiba-tiba enggak ada BBM, enggak mungkin," ungkap Plt Dirut Pertamina, Muhammad Husein saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Sabtu (11/10/2014) malam.Dirinya meyakinkan, meskipun kuota dibatasi atau sempat dilakukannya kebijakan pembatasan BBM, bukan berarti Indonesia tidak mempunyai BBM."Pasti ada (stok BBM), soal hitung-hitungan kuota atau pembatasan segala, saya yakin pemerintah baru akan mampu menghadapi itu. Tapi kalau dari sekarang saya lihat masih ada waktu, kami juga lakukan efisiensi," jelasnya.Husein menambahkan, Pertamina berencana untuk menyiapkan cadangan penyangga guna mengantisipasi jebolnya kuota yang telah ditetapkan pemerintah."Saya kira kita belum sampai ke arah situ, tapi dari cadangan operasional yang ada sudah terbukti sekian tahun kita aman-aman saja ya, Insya Allah kami ingin pastikan ke seluruh rakyat Indonesia bahwa penyediaan BBM aman. Kami siap," tukasnya.(Mt/Okz)