MATATELINGA, Medan : Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain Lubis mengungkapkan, kinerja pendapatan daerah saat ini relatif membaik dibandingkan tahun lalu. Hal ini berkat
intensifikasi perpajakan yang semakin optimal dan efektif melalui instrumen yang dilakukan secara kreatif, khususnya OPD pengelola PAD dibawah arahan dan pembinaan Walikota Medan.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Nasional/tinjau-kalikangkung--kapolri-sebut-ada-3-hal-prioritas-kesiapan-mudik
Semakin membaiknya APBD Kota Medan sampai triwulan I ditandai dengan surplusnya APBD tahun berjalan sebesar Rp284, 5 miliar. Artinya realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I lebih besar dibandingkan realisasi belanja daerah dalam periode yang sama dari tahun lalu.
"Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I tercatat sebesar Rp1,25 truliun atau 16,5% dari total target pendapatan daerah 2024. Sedangkan belanja daerah realisasinya tercatat sebesar Rp974, 02 miliar," jelasnya kepada wartawan, Rabu (3/4/2024).
Kualitas realisasi belanja daerah sampai triwulan I juga cukup baik. Sebab, belanja modalnya sudah mencapai 12,34% dari total realisasi belanja daerah.
Belanja barang dan jasa mencapai 42,88% dan belanja pegawai mencapai 40,45%.