Matatelinga - Jakarta, Perusahaan pelat merah ini turut mempertimbangkan penunjukkan anak perusahaaan, Pertamina Energy Trading Limited (Petral) dalam melakukan impor minyak mentah yang telah masuk dalam poin penting kerja sama. PT Pertamina (Persero) tengah merampungkan proses kerjasama antara Sonangol EP, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Angola.Plt Direktur Utama Pertamina, Muhamad Husen di jakarta, Senin (03/11/2014) menyebutkan, semua hal berkaitan mekanisme impor akan menjadi pertimbangan internal perusahaan. Pertimbangan ini, jelas Husen, nantinya menentukan bagaimana perusahaan mengambil minyak mentah dari Sonangol EP."Sampai saat ini ada dua antara Integrated Supply Chain (ISC) dan Petral. Kita lihat nanti bagiamana baiknya," ujar dia.Dalam tahap awal kerja sama ini, ia mebeberkan ada pasokan minyak mentah ke Pertamina. Rencananya satu kargo minyak mentah, kata dia, masuk akhir tahun 2014 mendatang.Berita sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said menyatakan, sampai saat ini kedua perusahaan pelat merah masing-masing negara telah mencapai dikusi yang mengarah pada detail kerja sama. Ia mengharapkan mekanisme kerja sama cepat terbentuk agar Indonesia bisa memperbaiki pola pasokan minyak mentah dan produk BBM-nya. (Mt/Inc)