MATATELINGA, Medan:PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia yang bergerak di bidang layanan multipurpose, memastikan kelancaran distribusi beras milik BULOG di berbagai wilayah menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Upaya ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama melalui pelabuhan-pelabuhan yang dikelola SPMT, termasuk Cabang Belawan.
Baca juga: Sambut Tahun Baru, PLN UID Sumut Jalin Kerja Sama Optimalisasi Kelistrikan di Kawasan Industri
SPMT Branch Belawan saat ini tengah memfasilitasi proses bongkar muat 9.000 ton beras yang diangkut kapal MV Sea Noble yang bersandar sejak Minggu (22/12/2024). Hingga kini, SPMT Branch Belawan telah menangani bongkar muat beras BULOG sebanyak 20 kali dengan total muatan 176.882 ton, yang didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Sumatera Utara.“Kami berkomitmen untuk bekerja 24 jam dengan memastikan kelancaran arus barang. Kami juga telah menyiapkan alat seperti crane serta dukungan penuh dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) agar proses bongkar berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Khoiruddin Lubis, Branch Manager SPMT Branch Belawan.
Baca juga: Kapolda Sumut Tinjau Kesiapan Pos Nataru di Simalungun untuk Jamin Kenyamanan Pemudik
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli, menegaskan bahwa layanan distribusi ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Pelindo dan BULOG. “Kami terus mempercepat proses sandar kapal dan bongkar muat untuk memastikan SLA (Service Level Agreement) terpenuhi,” katanya.Lebih lanjut, VP Komunikasi Korporasi & Protokoler SPMT, Farid, menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Belawan, tetapi juga di sejumlah pelabuhan strategis seperti Malahayati, Lhokseumawe, Dumai, hingga Surabaya dan Makassar. Pelabuhan Teluk Bayur, Palembang, dan Pontianak juga turut mendukung melalui anak perusahaan, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP).[br]“Pelabuhan Belawan adalah salah satu dari 16 pelabuhan yang melayani bongkar beras BULOG dalam lingkup SPMT Group. Kami berkomitmen bekerja 24 jam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang libur akhir tahun,” ujar Farid. Ia menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan transformasi perusahaan yang berfokus pada enam pilar: proses bisnis, SDM, teknologi, peralatan, infrastruktur, dan HSSE.Dengan optimalisasi fasilitas pelabuhan dan pelayanan tanpa henti, SPMT siap menghadapi tantangan distribusi pangan nasional. Langkah ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara efisien dan tepat waktu menjelang Nataru 2024.