Matatelinga - Jakarta, Alibaba Group Holding Ltd menghadapi momen paling berbahaya, usai mencatatkan sahamnya di bursa Wall Street. Demikian disampaikan oleh Founder Alibaba Jack Ma.Hal ini ditenggarai akibat banyak orang yang memiliki harapan berlebihan kepada perusahaan e-commerce terbesar di dunia tersebut sejak IPO."Bahkan dua bulan sebelum IPO, orang-orang meragukan apakah kami bisa menghasilkan uang. Masalahnya, sekarang ini orang-orang berfikir kami terlalu bagus, dan kami bisa melakukan apa saja. Ini adalah momen paling berbahaya," tutur Jack Ma, dilansir dari Bloomberg, Jumat (21/11/2014).Dia menyebut, sejumlah komentar dari banyak pihak menjadi tantangan perusahaan ini. Misalnya karyawan dinilai tidak akan produktif, dan menghentikan inovasi untuk mengejar kesempatan di pasar mobile.Tapi, Jack Ma sudah merambah bisnis baru, yakni digital entertainment dan kesehatan setelah Alibaba IPO.(Mt/Okz)