MATATELINGA, Jakarta: Kondisi laju inflasi Amerika Serikat saat ini melandai dan memungkinkan The Fed bisa memangkas suku bunganya lebih dari tiga kali serta menjadi sentimen positif bagi kenaikan harga emas."Kondisi ini akan dimanfaatkan oleh para investor, karena melemahkan dollar AS untuk melakukan pembelian terhadap logam mulia. Dan logam mulia ini memang salah satu lindung nilai yang paling menarik di tengah resesi global yang menghantui saat ini."Adapun saat ini harga emas dunia di pasar spot berada di level 3.235,89 dollar AS per troy ons pada akhir perdagangan Jumat (11/4/2025), dan sempat mencapai rekor tertinggi di 3.245,28 dollar AS per troy ons pada awal sesi.
BACA JUGA:Perang Tarif : Memukul atau dipukul? Ekonomi Berdikari, Di Mana Engkau Kini?Tren kenaikan harga emas diproyeksi terus berlanjut. Harga emas logam mulia (LM) Antam pun diprediksi bakal menembus level Rp 2 juta per gram.Adapun harga emas Antam sudah mencapai Rp 1.904.000 per gram sejak perdagangan Sabtu (12/4/2025), yang sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).Hal tersebut dikatakan Analis Emas, Ibrahim Assuaibi.Sebut Ibrahim Assuaibi lagi, logam mulia memiliki peluang terus menguat seiring masih memanasnya geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, serta meningkatnya eskalasi perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA:Tutup Pameran Wedding Expo Parsaoran Nauli, Rico Waas: Semoga Jadi Event TahunanKondisi global itu akan meningkatkan gejolak perekonomian sehingga membuat semakin banyak investor menaruh dananya pada emas, yang merupakan aset lindung nilai atau safe haven."Kemungkinan besar emas itu bukan lagi ke Rp 2 juta, tapi di Rp 2.050.000 sampai di Rp 2.150.000-an," ujar Analis Emas, Ibrahim Assuaibi kepada Wartawan, Minggu (13/4/2025).[br]Potensi kenaikan harga emas di pasar dalam negeri itu, seiring dengan proyeksi kenaikan harga emas dunia.Ibrahim memperkirakan harga emas dunia bisa mencapai level 3.400 dollar AS per troy ons. Level ini bisa saja dicapai pada kuartal III atau kuartal IV tahun 2025 jika kondisi global tidak membaik."3.400 dollar AS itu kemungkinan di kuartal ke-IV atau ke-III. Tapi kemungkinan di kuartal III, dan kalau ini tercapai bisa lebih besar lagi," kata dia.Penguatan harga emas dunia juga dapat dipengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).