MATATELINGA, Medan : Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Rumah Briket Medan menginisiasi pelatihan pemanfaatan limbah organik rumah tangga melalui pembuatan eco enzyme. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah serta mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga melibatkan Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Medan–Deli Serdang yang dipimpin Ketua Rdee Medan Deli Serdang, Yeni Siregar. Ia menjelaskan bahwa komunitasnya telah memiliki sekretariat Yeni Siregar : Sekretariat RDEE Medan DS : Jl. Bajak 5 no.1. Bank Eco Enzyme tersedia Eco Enzyme dalam jumlah besar (ribuan liter) yang dapat digunakan bagi kebutuhan masyarakat dan aktivitas organisasi. Bahkan sudah membentuk bank eco enzyme untuk menampung dan memanfaatkan produk-produk fermentasi dari masyarakat.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa eco enzyme bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bisa menjadi peluang usaha kecil. Dengan semangat gotong royong, kami siap mendampingi," ujar Yeni Siregar.
Baca Juga: El Barino Shah Dorong Walikota Medan Wujudkan Penanaman Kabel Bawah Tanah Narasumber kegiatan, Owner Rumah Briket Medan, Ir. Rena Arifah, M.Si, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membekali peserta agar bisa membuat eco enzyme sendiri di rumah, menggunakan limbah organik basah seperti sisa buah dan sayur.
"Kami sebagai pegiat lingkungan berharap peserta bisa mengolah sampah dari rumah masing-masing. Pembuatan eco enzyme ini sebenarnya berasal dari hati — saat seseorang mau peduli, ia bisa mengubah sampah jadi sesuatu yang bernilai, bahkan bisa menghasilkan uang," jelasnya.