MATATELINGA, Jakarta: Kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi secara drastis kepada pelaku usaha swasta, mendapat sorotan dari Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (Nampa/National Meat Processors Association Indonesia) yang dinilai berdampak pada pasokan komoditas tersebut.
Direktur Eksekutif Nampa Hastho Yulianto menyatakan kebijakan pemangkasan alokasi kuota impor daging sapi tahun 2026 menjadi 30.000 ton dari tahun lalu sebesar 180 ribu ton telah membawa pengaruh di pasar daging sapi dan industri pangan Indonesia termasuk dampak pada sektor pengolahan daging.
Baca Juga: Asosiasi Sepak Bola Inggris Merinci Kesalahan Chelsea Penurunan kuota impor untuk swasta maupun anggota asosiasi industri pengolahan daging, yang tahun ini hanya mendapatkan alokasi 17.000 ton, lanjut dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, berisiko terjadinya kekurangan bahan baku buat industri pengolahan daging.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258