Matatelinga - JAKARTA, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman membeberakan penyebab Indonesia sulit capai swasembada pangan dalam beberapa tahun belakangan ini.Amran menyebutkan, masalah tersebut adalah mengenai rusaknya irigasi di Indonesia, pengadaan benih dan bibit."yang selama ini menjadi persoalan yang berlarut-larut setiap tahun, pertama adalah irigasi. Irigasi yang rusak seluruh Indonesia 52 persen. Jumlah totalnya itu 3,3 juta hektar," kata Amran di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (23/12/2014).Selanjutnya, kata Amran, mengenai benih, penyerapan benih dari pengadaan yang ada masih terbilang sangat minim. Di mana, sepanjang 2014 hanya mampu terserap 20 persen."Ini 7 bulan bermasalah. Alhamdulilah setengah jam kami rapat karena kita hilangkan egoisme sektoral itu selesai. Sekarang sudah jalan. Insyha allah saya harap ini tidak terulang kepada stakeholder termasuk sang hyang seri. Sementara pupuk, lanjut Amran, pendistribusian pupuk selama ini masih mengalami kendala keterlambatan."Pupuk ini memang tadi di seluruh daerah yang kita kunjungi pada 14 provinsi kurang lebih 50 kabupaten itu bermasalah distribusinya. Kita tadi sudah sepakat harus tepat jumlah dan tepat waktu," pungkasnya.(Fit)