MATATELINGA - Tarutung : Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat terkait strategis Program BTN Solusi dan pengembangan layanan perbankan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di Tapanuli Utara, Kamis (7/5/2026).
Pasca penandatanganan MoU, Bupati Taput Jonius TP Hutabarat didampingi Direktur PDAM Tapanuli Utara David PPH Hutabarat memakaikan kain Ulos (mangulosi) Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu.
BTN menjalin tiga kerja sama sekaligus dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio. BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ekosistem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage. Sehingga,
Baca Juga: Dugaan Korupsi Pembangunan RSU Nias, Kejari Gunungsitoli Tahan LBL Selaku KPA TA 2022-2023 BTN akan mendukung pengelolaan keuangan daerah, penguatan transaksi layanan publik, hingga optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, juga memperluas dukungan terhadap sektor UMKM, layanan rumah sakit daerah, serta pengembangan operasional perusahaan daerah.
Sinergi ini tidak hanya menyasar sektor perumahan yang selama ini menjadi fokus utama bank tersebut. BTN kini merambah ke sektor UMKM, layanan jasa perbankan bagi pemerintah daerah, hingga dukungan operasional bagi perusahaan daerah.
Langkah strategis ini diimplementasikan melalui beberapa tahapan kolaborasi yang terstruktur. Berikut adalah poin-poin utama dalam kerja sama yang telah disepakati:- Pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.- Optimalisasi pendapatan asli daerah melalui sistem perbankan yang terintegrasi.- Pemberian fasilitas kredit pemilikan rumah bagi ASN dan masyarakat umum.- Dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.- Sinergi layanan keuangan dengan RSUD Tarutung untuk efisiensi transaksi kesehatan.- Pengembangan operasional Perumda Mual Na Tio guna memperkuat layanan publik.
Transisi dari bank penyalur KPR menjadi mitra pembangunan daerah ini menjadi langkah krusial. Dengan masuk ke sektor UMKM dan layanan rumah sakit, BTN berusaha menciptakan multiplier effect yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Baca Juga: Kejari Gunungsitoli Tahan Kadis Kesehatan Nias Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan RSU Kelas D Pratama Nias dengan Nilai Anggaran Rp38,5 Miliar