Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
BNI Dorong UMKM Tidak Hanya Naik Kelas dan Melek Digital, Tapi Bisa Berdampak Bagi Banyak Orang

BNI Dorong UMKM Tidak Hanya Naik Kelas dan Melek Digital, Tapi Bisa Berdampak Bagi Banyak Orang

James Pardede - Kamis, 18 Juni 2026 16:45 WIB
Matatelinga/James
UMKM sektor kuliner, termasuk pedagang sasyur dan buah memiliki keinginan untuk naik kelas dan melek digital, PR Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki peran penting dalam mendukung UMKM naik kelas dan berdampak bagi banyak orang.

MATATELINGA - JANGAN kaget kalau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjual sayur dan buah, kedai sampah, jajanan sore, dan sarapan pagi sudah punya QRIS atau barcode untuk menerima pembayaran dari pelanggannya. Tak perlu repot kalau ketinggalan dompet atau uang cash, yang penting jangan sampai ketinggalan gawai atau handphone yang didalamnya ada aplikasi m-banking atau e-wallet.

Oleh : James P Pardede"Mari pak, ada lontong sayur, nasi gurih, lupis dan jajanan lainnya. Bayarnya bisa pakai QRIS lho bapak/ibu," kalimat itu terlontar dari seorang ibu penjual sarapan pagi di bilangan Taman Setia Budi Indah Medan.

Suami isteri yang ditawarin sarapan pagi langsung masuk ke dalam warung dan memesan dua porsi lontong sayur dan teh manis panas. Suami isteri tadi tak perlu harus repot membawa uang cash saat berangkat dari rumah untuk olahraga pagi atau sekadar jalan santai tak jauh dari rumah.

Baca Juga: Lumpur Banjir Disulap Jadi Peluang Usaha, Pidie Jaya Belajar Produksi Genteng untuk Bangkitkan Ekonomi Pascabencana

Penawaran ibu penjual sarapan pagi tadi adalah salah satu cerminan dari semakin pesatnya perkembangan teknologi, dimana penjual sarapan pagi pun sudah bertransformasi dari pembayaran manual atau analog ke pembayaran digital dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Transformasi digital telah diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Secara sederhana, transformasi digital adalah penggunaan teknologi dalam mentransformasikan proses analog menjadi digital.

Tidak hanya penjual sarapan pagi, beberapa usaha mikro kecil menengah (UMKM) di kota Medan dan kota-kota lainnya juga sudah memiliki QRIS pada saat bertransaksi dengan pelanggannya. Mau makan sate atau beli tahu walik di pinggir jalan, kita tak perlu repot harus bawa uang cash. Tinggal scan barcode dana langsung berpindah ke rekening penjual.

Untuk mendukung dan mengedukasi UMKM dalam hal literasi keuangan dan pengembangan usaha agar UMKM bisa naik kelas tidak terlepas dari peran perbankan, salah satu diantaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumut Naik Kelas,Umur Harapan Hidup Meningkat dan Angka Kematian Ibu Turun Signifikan

Seperti disampaikan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen bahwa salah satu sektor ekonomi yang tahan banting adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Permasalahan yang mereka hadapi adalah ketika harga bahan baku melonjak dan prosedur untuk mendapatkan bantuan dana berupa kredit lunak dari perbankan mengalami kendala.

Beberapa perbankan, menurut Wong memberikan kemudahan, seperti pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hanya saja, yang bisa mengakses perbankan tersebut adalah UMKM yang sudah memiliki tempat usaha menetap, memiliki ijin usaha, mendapatkan label MUI untuk jenis makanan serta aturan lainnya.

"Memang, dalam kondisi yang serba digital sekarang, beberapa UMKM sudah menjual produknya lewat platform digital dan marketplace yang terafiliasi ke media sosial. Ini menjadi salah satu alternatif yang bisa dipertimbangkan UMKM jika ingin naik kelas," paparnya.

Menyikapi hal ini, lanjut Wong Chun Sen pemerintah dan pihak perbankan perlu memberikan edukasi secara bertahap terutama dalam pengurusan ijin usaha dan proses mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menjadi salah satu syarat mutlak mendapatkan dukungan dana dari perbankan.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Penasihat DWP Sumut Ajak Perempuan Melek Digital

Politisi PDI Perjuangan yang dipercaya memegang amanah sebagai Wakil Ketua Bidang UMKM merangkul pelaku usaha agar mau meningkatkan kemampuannya terutama dalam up-grade informasi terkait platform digital agar UMKM bisa naik kelas dan semakin dikenal banyak kalangan.

"Saya yakin, perbankan juga sangat peduli dengan UMKM yang benar-benar ingin naik kelas dan meningkatkan income-nya lewat penjualan di media sosial atau marketplace," tegasnya.

Naik Kelas dan Melek Digital

Terkait dengan edukasi dan literasi yang diberikan pemerintah terhadap UMKM, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan sangat peduli dan mendukung UMKM bisa naik kelas dan melek digital.

Baca Juga: M Afri : Pedagang Kecil UMKM Naik Kelas Butuh Perhatian Pemko Medan

"Pemko Medan lewat Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan memberikan ruang dan tempat bagi UMKM untuk mendapatkan informasi terkait pengurusan ijin usaha, pelatihan dengan mengundang pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya agar UMKM bisa mendapatkan bantuan dan mendapat kemudahan dalam mengajukan pinjaman," paparnya.

Lebih lanjut Citra Effendi Capah menyampaikan bahwa UMKM di kota Medan saat ini sudah banyak yang mendapat bantuan dan dukungan baik dalam bentuk modal maupun bantuan gerobak yang bekerjasama dengan pihak sponsor.

"Berbagai bentuk pelatihan telah dilakukan termasuk dalam mendesain kotak atau kemasan produk yang mereka jual. Pelatihan terkait literasi keuangan, kita juga telah mengundang pihak perbankan, termasuk edukasi tentang transformasi digital, dimana UMKM sudah memiliki QRIS untuk mendukung pembayaran non tunai," tegasnya.

Beberapa UMKM yang mendapat edukasi terkait pentingnya mengikuti perkembangan teknologi, sudah mulai beralih dari menjual secara manual beralih ke platform digital seperti media sosial dan marketplace.

Baca Juga: Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara

Karena, digitalisasi telah mengubah segalanya terasa lebih dekat dan cepat. Konsumen tak perlu antre atau tawar-menawar secara langsung. Penjual pun bisa memasarkan produk ke seluruh Indonesia bahkan dunia, cukup dari gawai di tangan.

Ini menjadi peluang bagi dunia perbankan, seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong UMKM naik kelas. Mendorong beberapa UMKM binaan dan UMKM yang mau dibina agar bisa naik kelas dan melek digital.

Berdampak Bagi Semua Orang

Bagi sebagian orang, dunia digital mungkin terasa rumit, bikin akun toko online, atur konten, belajar promosi. Tapi faktanya, yang berani coba justru akan memetik hasilnya. Bagi pelaku UMKM yang sama sekali tidak mengerti dengan adanya transformasi digital ini harus diedukasi dan diberikan pelatihan.

Baca Juga: Polda Sumut Tetapkan Istri Mantan Pejabat Bank BNI Aek Nabara Tersangka TPPU

Edukasi, literasi dan berbagai bentuk pelatihan, sesungguhnya sudah banyak dilakukan oleh BNI di berbagai daerah. Pelatihan ini terus dilakukan dalam upaya memperkuat dukungan bagi sektor UMKM, termasuk melalui penyaluran kredit produktif serta inovasi layanan digital.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam sebuah kesempatan mengatakan, konsistensi BNI dalam mendukung UMKM tercermin dari kinerja kredit yang tetap positif.

Inovasi digital juga menjadi salah satu pilar utama BNI dalam mendukung sektor UMKM. BNI menghadirkan platform BNIdirect Bisnis yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan layanan keuangan digital UMKM yang sederhana, cepat, dan terintegrasi.

Sepanjang tahun 2025 dan 2026, BNI mendapat beberapa penghargaan, menurut Okki, penghargaan tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas layanan BNI, tetapi juga menunjukkan kuatnya kolaborasi perseroan dengan para mitra strategis dalam membangun ekosistem transaksi keuangan yang efisien, aman, dan terintegrasi.

Baca Juga: BTN Jalin MoU dengan Pemkab Taput, Kembangkan Layanan Perbankan untuk Mendukung Pengelolaan Keuangan Daerah

"Kolaborasi bersama mitra strategis menjadi bukti nyata bagaimana solusi wholesale transaction dan solusi digital BNI mampu mendukung pertumbuhan bisnis nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional," katanya.

"Dengan strategi inklusif, pembiayaan berbasis sektor produktif, hingga inovasi digital, BNI akan terus mendukung UMKM agar mampu tumbuh berkelanjutan dan meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian nasional," tegas Okki.

Langkah BNI ini menjadi bukti nyata peran aktif perbankan dalam mendorong inklusi keuangan dan memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra E Capah menambahkan, ketika UMKM sudah berhasil naik kelas, melek digital dan semakin dikenal banyak kalangan, secara perlahan UMKM tersebut juga berdampak bagi banyak orang.

Baca Juga: Ingin Hemat Biaya Logistik? Armocargo Jasa Ekspedisi Cargo Termurah Solusinya

Dampaknya ini yang paling mengesankan, dimana UMKM yang tadinya hanya dikendalikan oleh suami isteri, setelah berkembang dan naik kelas, suami isteri pemilik UMKM tadi mulai membuka peluang bagi warga disekitarnya atau generasi muda yang ingin bekerja mencari pengalaman dan mendapatkan penghasilan.

"Secara tidak langsung, UMKM yang masuk dalam marketplace atau penjualan makanan/minuman secara online telah memberi rejeki bagi ojek online yang siap mengantarkan pesanan pelanggan. Ini yang namanya tidak hanya naik kelas dan melek digital tapi berdampak langsung kepada banyak orang," tegasnya.

Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Lumpur Banjir Disulap Jadi Peluang Usaha, Pidie Jaya Belajar Produksi Genteng untuk Bangkitkan Ekonomi Pascabencana

Ekonomi

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumut Naik Kelas,Umur Harapan Hidup Meningkat dan Angka Kematian Ibu Turun Signifikan

Ekonomi

Dorong UMKM Naik Kelas, Penasihat DWP Sumut Ajak Perempuan Melek Digital

Ekonomi

M Afri : Pedagang Kecil UMKM Naik Kelas Butuh Perhatian Pemko Medan

Ekonomi

Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara

Ekonomi

Polda Sumut Tetapkan Istri Mantan Pejabat Bank BNI Aek Nabara Tersangka TPPU