Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pemangkasan Dividen BUMN Tidak Bisa Rp.0
BUMN

Pemangkasan Dividen BUMN Tidak Bisa Rp.0

Admin - Jumat, 09 Januari 2015 13:52 WIB
google
Menko Sofyan Djalil Pemangkasan BUMN Tidak Bisa Rp.0
JAKARTA - Matatelinga, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyambut baik pemangkasan setoran dividen BUMN. Pemangkasan lebih banyak pada sektor perbankan dibandingkan dengan sektor lainnya.

Namun, pemangkasan ini pada dasarnya tidak akan sampai Rp0 alias dihapus, hal ini dikarenakan rata-rata BUMN perbankan sudah menjadi perusahaan terbuka.

"Ide itu bagus, cuma tidak sampai Rp0, karena perusahaan publik masih juga ada pemegang saham publik harus ada sebagian dividen dibayar walaupun itu 10 persen," ucap Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Sofyan menambahkan, dengan besarnya setoran dividen BUMN perbankan yang dipangkas, tentu akan membuat pertumbuhan di sektor perbankan akan lebih baik. Terlebih lagi guna persiapan menghadapi MEA untuk sektor perbankan pada tahun 2020.

"Saya setuju benar supaya bank itu tumbuh cepat dan bisa meningkatkan pemberian kredit jadi kalau bisa bank ambil rule of tumb 10 tahun ini 10 persen saja, itu bagus sekali, tambah equity perbankan cukup besar untuk ekspansi kredit, bagus sekali," papar Sofyan.

Kendati demikian, rencana ini masih belum diakomodir di dalam APBN-Perubahan 2015 karena masih harus menunggu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Untuk APBN-P 2015 ini belum tapi saya pikir untuk tahun depan, Rp0 pun masih kurang tepat karena saham pemegang publik masih harapkan, karena ada dana pensiun segala macam yang harapkan dapat dividen, walaupun secara teori dibayarkan dividen atau tidak, enggak ada apa-apa, cuma capital gainnya meningkat, secara teori berbeda," imbuhnya.

Dalam pembahasan RAPBN 2015 tahun lalu, pemerintah dan DPR sepakat mematok target setoran dividen BUMN sebesar Rp43,73 triliun. Namun Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan, setoran itu akan diturunkan sebesar Rp1,5 triliun menjadi Rp42,23 triliun.

(Fit/okc)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut