NEW YORK - Matatelinga, Saham-saham di Amerika Serikat (AS) jatuh untuk hari keempat, karena proyeksi penurunan ekonomi global oleh World Bank memicu kekhawatiran. Rebound akhir di saham energi dari posisi terendah juga tidak membantu Wall Street.Sektor energi indeks The S&P indeks (SPNY) naik 0,1 persen setelah jatuh 2,6 persen. Harga minyak CLc1 LCOc1 melonjak tertinggi dalam lebih dari dua tahun. Meski demikian, harga minyak mentah tetap dekat posisi terendah enam tahun meskipun melompat hari itu."Anda melihat penurunan dalam minyak dan tembaga. Ada banyak pertanyaan tentang permintaan dan pertumbuhan di seluruh dunia," kata direktur perdagangan ekuitas di Wedbush Securities, Michael James, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (15/1/2015)."Dengan musim laba baru saja dimulai, ada banyak kegelisahan, mengingat kami sudah enam tahun di pasar. Apakah kita karena pasar berada di bawah?" tambah dia.Dow Jones Industrial Average turun 186,59 poin atau 1,06 persen menjadi 17.427,09, indeks S&P 500 kehilangan 11,76 poin atau 0,58 persen ke 2.011,27 dan Nasdaq Composite turun 22,18 poin atau 0,48 persen ke 4.639,32.Sekitar 8,1 miliar saham berpindah tangan di bursa saham AS, dibandingkan dengan rata-rata selama lima sesi terakhir 7,1 miliar, demikian dilansir dari data BATS Global Markets.(Fit/Okc)