SINGAPURA — Matatelinga, Indonesia AirAsia X, maskapai jarak jauh yang berafiliasi dengan AirAsia, mengembalikan uang penumpang yang telah membeli tiket untuk rute Bali-Melbourne. AirAsia X masih menanti persetujuan badan pengawas di Australia untuk memulai rute penerbangan ini.Indonesia AirAsia X awalnya berencana membuka penerbangan nonstop Bali-Melbourne pada 26 Desember. Perusahaan mengincar pelancong Australia yang membanjiri Pulau Dewata selama liburan Natal. Meski demikian, maskapai tidak jadi meluncurkan rute penerbangan dalam rute ini akibat “penundaan tidak terduga” dalam mendapat perizinan, kata humas AirAsia X lewat surel kepada The Wall Street Journal.Dua hari sesudahnya, pesawat AirAsia QZ8501—dioperasikan oleh Indonesia AirAsia, perusahaan seinduk namun terpisah dari Indonesia AirAsia X—jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 162 penumpang.Setelah Indonesia AirAsia X gagal memulai rute ini pada 26 Desember, maskapai menawarkan pengembalian uang atau voucher untuk penerbangan di waktu lainnya. Dalam beberapa kasus, AirAsia telah menerbangkan penumpang dari Bali ke Melbourne, meski transit di Kuala Lumpur selama hampir 12 jam.Satu-satunya pesawat Airbus A330 milik Indonesia AirAsia X kini dipakai untuk terbang antara Bali dan Taipei setelah awalnya direncanakan untuk Bali-Melbourne. Perusahaan menolak menyebutkan rencana ekspansi armadanya. Demikian dilansir okezone.com, Kamis (22/1/2015)(Fit)