JAKARTA - Matatelinga, Salah satu fokus utama dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Menteri Basuki pun menyebut pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk meningkatkan harga diri bangsa Indonesia.Langkah Menteri Basuki ini pun didukung oleh salah satu anggota DPR RI Komisi V, Wardatul Asiyah. Menurut dia, pemerintah tidak boleh mengabaikan masalah ini."Saya mendukung langkah Pak Basuki. Karena memprihatinkannya ada kelakar yang mengatakan terlihat mana negara yang sudah merdeka atau belum," kata dia saat rapat bersama Kementerian PUPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/2/2015).Dia menyebut, permasalahan terkait infrastruktur di perbatasan adalah masalah harga diri bangsa. Dia berharap, dengan besarnya tambahan anggaran APBN untuk Kementerian PUPR yakni Rp33 triliun, diharapkan dapat dapat diserap dengan baik ke depannya.Selain mendukung proyek infrastruktur perbatasan, dirinya juga mengeluhkan soal jalan rusak yang ada di dapilnya di Karawang, Jawa Barat kepada Menteri Basuki. Sebagai kawasan industri, jalan-jalan di Karawang mengalami rusak parah akibat sering dilalui oleh truk besar."Banyak jalan rusak di Karawang. Parahnya, tidak hanya rusak tapi juga mengakibatkan kemacetan yang parah sepanjang hari. Apa bisa membangun jalan baru pak," pintanya. Dilansir laman okezone.com(Fit)