NEW YORK - Matatelinga, Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup terkoreksi karena investor khawatir negosiasi utang Yunani akan gagal. Selain itu, data ekonomi China yang mengecewakan membuat ketidakpastian tentang kenaikan suku bunga AS.Sembilan dari sepuluh sektor di indeks S&P mengalami penurunan, dengan sektor kesehatan dan utilitas menjadi pemain terburuk. Hanya sektor energi yang berhasil naik sedikit, didorong oleh kenaikan harga minyak."Saya pikir itu hanya kegelisahan umum tentang Yunani. Ketika ada tambahan gejolak, maka itu menjadi skenario jenis geopolitik," jelas direktur perdagangan di Conifer Securities, Rick Fier, seperti dilansir dari Reuters dan dikutip laman okezone.com, Selasa (10/2/2015).Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 95,08 poin atau 0,53 persen menjadi 17.729,21, indeks S&P 500 kehilangan 8,73 poin atau 0,42 persen menjadi 2.046,74, dan indeks Nasdaq Composite (IXIC) turun 18,39 poin atau 0,39 persen menjadi 4.726,01.Meskipun beberapa perusahaan multinasional menunjukkan 72,6 persen dari 328 saham di perusahaan S&P 500 melampaui ekspektasi laba. Naik melampaui kuartal terakhir sebesar 69 persen.Data BATS Global Markets mencatat, sekitar 6,2 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata lima sesi terakhir sebesar 7,8 miliar.(Fit)