JAKARTA - Matatelinga, Meskipun Indonesia mengalami deflasi pada Januari 2015, namun hal tersebut dikatakan tidak dapat menjadi tolak ukur turunnya inflasi di Indonesia."Deflasi kemarin kami kira bukan menjadi risiko besar turunnya inflasi di Indonesia," kata Senior Resident Representative for Indonesia International Monetary Fund (IMF) Benedict Bingham di Hotel Shangri La Jakarta, Rabu (11/2/2015).Meskipun saat ini perekonomian dunia sedang dibayangi risiko deflasi, namun Benedict yakin hal tersebut tidak berdampak pada Indonesia. Pihaknya memprediksi inflasi tetap sesuai target Bank Indonesia (BI) pada akhir tahun 2015."Ekspektasi kita akhir tahun, inflasi sesuai dengan target BI," ujarnya.Benedict menambahkan, jika BI berhasil menurunkan tingkat inflasi seperti di negara-negara ASEAN lainnya maka akan berdampak baik untuk fundamental makro. Sehingga BI perlu mengupayakan agar inflasi dapat mendekati negara-negara lain di ASEAN."Jika BI sukses membawa inflasi seperti di negara ASEAN, itu akan berdampak baik buat Indonesia," ungkap dia. Dilansir laman okezone.com, Rabu (11/2/2015)(Fit)