Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ekspor Lobster Bali Tembus USD2,55 Juta
Ekspor Lobster

Ekspor Lobster Bali Tembus USD2,55 Juta

Admin - Kamis, 19 Februari 2015 11:55 WIB
google
Ilustrasi
JAKARTA - Matatelinga, Pulau Dewata Bali memberikan andil yang cukup lumayan terkait devisa negara, salah satunya dengan ekspor lobster yang selama 2014 mencapai USD2,55 juta. Nilai itu juga meningkat jika dibandingkan dengan capaian di tahun sebelumnya yang hanya USD1,47 juta.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali mencatat realisasi perdagangan luar negeri lobster dari segi volume meningkat 82,01 persen, dari 69,02 ton tahun 2013 menjadi 125,6 ton pada 2014.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar mengatakan, ekspor perdagangan udang ke pasaran luar negeri itu sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar dan ketersediaan mata dagang yang bernilai ekonomis tinggi itu.

"Udang merupakan salah satu dari sebelas jenis mata dagang hasil perikanan dan kelautan di Bali yang berhasil menembus pasaran luar negeri," kata Siregar, Kamis (19/2/2015).

Siregar mengatakan, produk ikan dan udang menjadi salah satu dari lima komoditi andalan Provinsi Bali yang mampu memberikan andil 22,44 persen dari total nilai ekspor daerah ini.

Secara keseluruhan ekspor hasil perikanan Bali pada tahun 2014 sebesar USD113,06 juta, menurun 1,51 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat USD114,8 juta.

Dengan demikian, kata Siregar, andil sektor perikanan sebesar 22,44 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 503,82 juta dolar AS, meningkat 3,65 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 486,06 juta dolar AS.

Kebijakan, gebrakan dan terobosan yang dilakukan Menteri Susi Pudjiastuti selama ini telah berpengaruh terhadap meningkatkan subsektor perikanan terhadap pembentukan nilai tukar petani (NTP) Bali.

Subsektor perikanan yang meliputi usaha penangkapan ikan dan budi daya perikanan di Pulau Dewata mulai naik daun, karena produksinya laku keras untuk memenuhi konsumsi masyarakat setempat, di samping sebagai mata dagangan ekspor.

Kondisi itu, sambung Siregar menyebabkan peran subsektor perikanan terhadap pembentukan nilai tukar petani (NTP) pada bulan Januari 2015 meningkat sebesar 1,85 persen dibanding bulan Desember 2014.

"NTP Subsektor perikanan Bali meningkat dari 102,10 menjadi 103,99, berkat indeks yang diterima petani (lt) naik sebesar 0,74, sebaliknya indeks yang dibayar petani (lb) turun sebesar 1,09 persen," ujar Siregar. Seperti dilansir laman okezone.com, Kamis (19/2/2015)

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran

Ekonomi

Keluarga Balita Jesica Sipayung Penuhi Undangan Klarifikasi Polda Sumut Terkait Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth

Ekonomi

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Hadir Pendistribusian MBG kepada Ibu Hamil dan Balita 

Ekonomi

Penanganan Pohon Tumbang yang Tutup Jalan Pematang Siantar–Tanah Jawa

Ekonomi

Balita Tertinggal di SPBU Hutalombang, Sat Reskrim Polres Palas Berhasil Pertemukan dengan Orang Tua

Ekonomi

Brimob Sumut Siaga Penuh Amankan Arus Lebaran