NEW YORK – Matatelinga, Minyak mentah merosot dari penutupan tertinggi di London karena kekhawatiran surplus di global. Seperti dilansir Bloomberg dan dikutip laman okezone.com, Selasa (3/3/2015), minyak mentah WTI untuk pengiriman April turun 17 sen atau 0,3 persen ke USD49,59 per barel di New York Merchantile Exchange. Harga di pasar future naik 3,2 persen. Volume minyak berjangka yang diperdagangkan adalah 32 persen untuk 100 hari perdagangan."Kami masih memiliki banyak fundamental bearish dan brent masih berada di bawah tekanan. Laporan Cushing membantu WTI. Disparitas harga WTI-Brent menyempit, namun itu bersifat sementara," kata Fund Manager Comodity Tyche Capital, Advisors Tariq Zahir.Brent untuk pengiriman April turun USD3,04 ke USD59,54 per barel di London berbasis ICE Future Europe Exchange. Harga naik 18 persen pada Februari dan merupakan kenaikan terbesar sejak Mei 2009.Disparitas harga minyak untuk acuan Eropa menyempit menjadi USD9,95 setelah sebelumnya sempat meluas sejak Januari 2014.Peningkatan persediaan lebih dari 5.000 barel di Cushing pada 24–27 Februari dilaporkan oleh Genscape. Energy Information Administration mencatat pasokan di hub naik 2,4 juta barel menjadi 48,7 juta tertinggi sejak Juni 2013.Stok minyak mentah di AS meningkat 8,4 juta barel menjadi 434 juta. AS akan memproduksi 9,3 juta barel per hari minyak tahun ini, naik dari 8,6 juta pada 2014.(Fit)