Matatelinga.com,Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi menyambut baik rencana pemerintahmenghapus BBM RON 88 yang bermerek premium secara bertahap. Juga rencanaPertamina mengeluarkan produk baru pertalite.
Anggota Tim, Agung Wicaksono mengatakan, timnya mengusulkan ataumerekomendasikan untuk menghapus BBM RON 88. Dengan hilangnya BBM RON 88 danberalih meningkatkan impor BBM RON 92 sekelas pertamax.
"Untuk pemasok RON 92, ada pemasok di pasar dunia. KalauRON 88 terbatas pemasoknya, karena menjadi peluang. Karena tidak ada negarayang menggunakan RON 88. Impor RON 92 akan meningkat, jangka panjang akan lebihbaik, seiring pengingkatan," jelas dia di Jakarta, Minggu (19/4/2014).
Dia menjelaskan pentingnya RON 88 harus segera dihapusdikarenakan pasar dunia sudah tidak ada lagi yang menggunakan RON 88. “Vietnamlaos kamboja juga tidak ada saya yakin. Itulah kenapa penghapusan impor RON 88penting," tukasnya.
Oleh karena itu, Agung mengharapkan agar pengambil alihan kilangRON 92, agar kualitas produk dapat meningkat dan celah mencari kepentingandapat diminimalisir.
"Pertalite adalah sebuah pengalihan bertahap dari premium.Yang kami rekomendasikan, aspeknya. Untuk peningkatan produksi RON dalamnegeri, maka pengambil alihan kilang RON 92 dengan signifikan. Sehinggakualitas produk akan meningkat, dan celah mencari kepentingan bisadikurangi," tandasnya. Demikian dikutip laman okezone.com, Minggu(19/4/2015)
(Fit)