Matatelinga.com, KinerjaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok. Hal itu diperkirakan akibatefek dari laporan kinerja keuangan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang jauh dariekspetasi pelaku pasar.
IHSG sendiri padajeda siang ini anjlok hingga 146,79 poin atau 2,7 persen ke 5.288,56.
Pengamat MNCSecurities Edwin Sembayang menagatakan, laporan keuangan yang telah dikeluarkanbank pelat merah tersebut memang cukup mempengaruhi IHSG. Pasalnya BMRImerupakan bank raksasa di Indonesia yang sangat berpengaruh.
"Salah satupenyebab (anjloknya IHSG adalah) melambatnya pertumbuhan laba bersih BMRI.Terakhir laba bersihnya hanya naik 4,3 persen. Padahal tahun lalu mencapai 14,5persen. Ini juga menunjukan bukti lagi ekonomi Indonesia melambat dan kemudiantercemin dengan kejatuhan IHSG," .
Pada jeda makan siangini, saham BMRI turun Rp650 atau 5,46 persen menjadi Rp11.250 dari penutupanakhir pekan lalum Rp11.900.
Menurutnya buruknyalaporan kinerja dari BMRI juga akan tertular pada emiten-emiten besar lainnya sepertiPT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PTAstra International Tbk (ASII).
"Sekarang kalaukita lihat bank sebesar BMRI saja turun kinerjanya, pertanyaannya bagaimanakondisi emiten BRI, BCA dan Astra," imbuhnya.
Edwin yakin jika,emiten-emiten tersebut menunjukan laporan yang sama buruknya, maka IHSG akanberpotensi anjlok lebih parah lagi. "Kita tunggu laporan keuangan emitentersebut. Kan akhir bulan ini rilis, kalau rilis dan itu pun buruk bisa lebihanjlok," pungkasnya. Demikian dikutip laman okezone.com, Senin (27/4/2015)
(Fit)