Matatelinga.com, IndeksHarga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka anjlok. IHSG tercatat turun30,10 poin atau 0,6 persen ke 5.155,33.
Pagiini, 21 saham menguat, 61 saham melemah, dan 58 saham stagnan. Hingga kini,telah terjadi transaksi sebesar Rp111 miliar dari 54,87 juta lembar sahamdiperdagangkan.
AnalisSarana Mandiri Sekuritas Hans Kwee mengatakan, adanya sentimen negatif dariluar membuat IHSG akan terkoreksi. Sementara itu, Wall Street sendiri jugamengalami koreksi karena adanya IPO dari perusahaan-perusahaannya.
"Kalauada pelemahan lakukan pembelian saya rekomendasikan," ujarnya dalam PowerBreakfast MNC Business, Jakarta, Kamis (7/5/2015).
IndeksLQ45 turun 7,46 poin atau 0,8 persen menjadi 890,24, Jakarta Islamic Index(JII) turun 4,73 poin atau 0,7 persen menjadi 687,57, indeks IDX30 turun 3,97poin atau 0,9 persen menjadi 460,8, dan indeks MNC36 turun 1,9 poin atau 0,7persen menjadi 280,47.
Sektor-sektorpenopang IHSG seluruhnya melemah, dengan pelemahan tertinggi di sektor anekaindustri turun 1,4 persen.
DiAsia bergerak turun, dengan indeks Nikkei turun 189 poin atau 1 persen ke19.342, indeks Hang Seng turun 161 poin atau 0,6 persen ke 27.480, dan indeksStrait Times turun 18 poin atau 0,5 persen ke 3.442.
Adapunsaham-saham yang masuk jajaran top gainers, antara lain, saham PT Mitra KeluargaKaryasehat Tbk (MIKA) naik Rp100 atau 0,4 persen ke Rp24.100, PT BNI Tbk (BBNI)naik Rp75 atau 1,1 persen ke Rp6.625, dan saham PT Bank QNB Indonesia Tbk(BKSW) naik Rp65 atau 8,8 persen ke Rp800.
Sedangkansaham-saham yang bergerak di top losers, antara lain, saham PT UnileverIndonesia Tbk (UNVR) turun Rp475 atau 1,1 persen ke Rp44.700, saham PTIndocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp450 atau 2 persen ke RP21.575,dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp400 atau 2,4 persen keRp16.600. Demikian dikutip laman okezone.com, Kamis (7/5/2015)
(Fit)