Matatelinga.com,Vice President Research and Development Direktorat Pengolahan Pertamina EkoWahyu Laksono mengatakan, Bahan Bakar Nabati (BBN) memberikan kontribusi yanglebih baik dibandingkan dengan bahan bakar minyak dan gas.
"Kalau nabati ini dia terbarukan dan bisa diciptakan,"kata Eko di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (18/5/2015).
Eko menyebutkan, saat ini Pertamina tengah mengembangkan BBNAlgae yang berasal dari lumut. "Algae ini akan menjadi yang favorit karenalumut di mana pun tumbuh, terbukti di dalam lumut bisa menciptakanenergi," tambahnya.
Eko mengungkapkan, masih belum mengetahui kapan Pertamina akanmemproduksi masal energi baru terbarukan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini, Algae masih dalam tahap riset dandevelopment.
"Kami masih tunggu support dari perusahaan dan pemerintah.Karena kehidupan riset masih belum dapat tempat yang layak, kita masih anggappemborosan, perlu dana yang tidak sedikit, sampaii tahap komersial kita perlumodifikasi kilang," ujar dia.
Mengenai pengembang Algae, lanjut Eko, baru bisa direalisasikanusai disetujui oleh jajaran direksi dan juga pemerintah.
"Sementara untuk riset baru pilot plan, masih belum bisamenggambarkan kebutuhan energi, tetapi algae ini tidak membeli tetapidikembangbiakkan," tutupnya. Demikian dilansir laman okezone.com, Senin(18/5/2015)
(Fit)