Matatelinga.com,Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada padakisaran level support 5.210 dengan resistance 5.380. Laju IHSG masih akanbergerak secara variatif.
Analis Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengungkapkan,sepertinya pelaku pasar kemarin yang sempat melakukan aksi beli, dimanainvestor asingnya yang melepas nett sell dalam jumlah lebih besar. Hal inikarena sentimen kenaikan suku bunga The Fed yang akan dipastikan tahun ini.
"Meskipun itu berita lama, tetapi kekhawatirannya keluarlagi," papar Satrio.
Lebih lanjut Satrio menjelaskan, kendati pelaku pasar telahmelakukan posisi beli. Namun, para pelaku pasar yang melakukan pembelian padaperdagangan kemarin terlihat menjual kembali sahamnya.
"Sepertinya tidak akan ada tekanan besar yang baru, karenabeberapa 3 minggu terkahir standar aksi nett sell hanya Rp100-500 miliar. Inimerupakan tekanan jual rutin, menjelang puasa itu pemodal asing cenderungmelepas posisi, mereka tidak mau ambil resiko ketika puasa," jelas dia.
Di sisi lain,selama bulan ramadhan pasar yang biasanya akanterjadi kondisi transaksi lebih sepi.Lantaran orang cenderung melepas posisidulu sebelum puasa, baru ketika masuk ramadhan indeks mulai rebound.
"Ditambah sentimen lain yang belum ada, di tengahsaham-saham infrastruktur yang cenderung melemah setelah sempat naik. IHSG yangnaik cukup banyak dalam 3 minggu terakhir, berpotensi untuk menimbulkan profittaking yang masih dapat berlanjut," tandasnya. Demikian dikutip lamanokezone.com, Kamis (28/5/2015)
(Fit)