Matatelinga.com, Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) masihmenguat dibandingkan dengan sejumlah mata uang lainnya. Namun penguatantersebut berdampak pada pelemahan ekonomi AS.
Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, presidenAS Barrack Obama melakukan pertemuan dengan presiden Perancis, dan mengakuibahwa AS tidak nyaman dengan penguatan mata uang dolar.
"Mereka tidak nyaman dengan penguatan dolar saat ini, iniakan jadi masalah karena jika dolar menguat maka ekonomi AS bisa minus,"ujarnya dalam Power Breakfast di MNC Bussiness, Selasa (9/6/2015).
Menurutnya dengan penguatan dolar maka impor menjadi murah,ketika itu barang impor murah dan barang lokal tidak akan dibeli sehingga hargaturun.
"Penguatan dolar ini juga membuat ekonomi minus karenaimpor jadi murah, ketika barang lokal tidak dibeli jadi harga turun,"jelasnya.
Kiswoyo juga menambahkan, AS oleh karena itu berencanamenurunkan suku bunga, karena dikhawatirkan mengalami bubble.
"Harga suku bunga tidak dinaikkan takutnya bubble, karena kalau terlalulemah suku bunga bubble bisa pecah,"kata dia. Demikian dilansir laman okezone.com,Selasa (9/6/2015)
(Fit)