Matatelinga.com, Menteri Koordinator Perekonomian SofyanDjalil mengakui kepastian hukum masih menjadi batu sandungan investasi diIndonesia. Tumpang tindih atau lemahnya penegakan aturan membuat investor kuduberpikir berulang kali jika ingin berusaha di Tanah Air.
"Sebenarnyadalam ekonomi yang penting adalah kepastian hukum. Kepastian hukum ini yangmenjadi kendala besar," ungkapnya dalam diskusi "Pengembangan HukumUntuk Mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus yang Unggul dan Berdaya Saing", Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Saking pentingnya persoalan itu dalam investasi, menurutSofyan, timbul anggapan ekstrem bahwa tugas negara hanya menyediakan hukum.
Sebagai gambaran, persoalan hukum membuat proyek tolCikampek-Palimanan sempat mangkrak sepanjang 2003-2012. Sebab, pemerintah belummemiliki aturan untuk mengatasi persoalan proyek infrastruktur yang mangkraklantaran ketidakmampuan investor.
"Kalau hukumnya beres, investor bisamenyelesaikannya dengan cepat," kata Sofyan.
Pemerintah sempat berencana mengambil alih dan akanmelakukan tender ulang. Namun, bank khawatir akan lamanya proses lelang.
"Kami serahkan ke perbankan untuk mencari investor,dan bank diberikan hak untuk memilih siapa yang melanjutkan. Kalau tidak jalanbaru setelah itu pemerintah ambli alih," ujarnya.
Akhirnya, pembangunan Tol Cikampek-Palimanan dilanjutkanpada 2013 dan selesai tahun ini.
"Ke depan kami harus melihat masalah detilnya. Ayoselesaikan masalah hukum." Demikian dilansir laman merdeka.com, Selasa(9/6/2015)
(Fit)