Matatelinga.com, Hasil industri kecilperikanan yaitu ikan asin Indonesia khususnya dari Minahasa Tenggara, SulawesiUtara menjadi primadona di Eropa. Fakta ini terungkap dalam gelaran acarapromosi pada Tong Tong Fair di Den Haag Belanda. Pameran ini menggugah minatpengimpor Eropa untuk dipasarkan di kawasan itu.
"Dari hasil olahan perikananyang kita promosikan, ikan asin paling banyak diminati. Peminatnya langsungdatang dari pengimpor ikan Belanda," kata Kepala Bagian PerekonomianSetdakab Minahasa Tenggara Budi Raranta di Ratahan seperti dilansir Antara dandkutip laman merdeka.com, Rabu (10/6/2015).
Budi, salah satu pejabat yangmengawal promosi ke Belanda mengatakan para importir Belanda langsungmenanyakan kesanggupan produksi ikan asin memenuhi kebutuhan pasar Belanda.
"Bukti keseriusan merekayakni dengan mengambil sampel ikan asin yang dibawa dalam pameran internasionaltersebut," katanya.
Dengan adanya permintaan ini,maka membuka pasar baru komoditas ikan asing ke Belanda dan kemudian menyebarke negara Eropa pada umumnya.
Pengakuan para pengimpor, kataBudi, pasar Eropa sangat berpotensi karena jenis komoditas perikanan ini tidak ada di negara tersebut.
(Fit)