Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Menko Sofyan Ragu Kereta Supercepat Groudbreaking Agustus
Kereta Supercepat

Menko Sofyan Ragu Kereta Supercepat Groudbreaking Agustus

Admin - Senin, 13 Juli 2015 16:11 WIB
google
ilustrasi
Matatelinga.com,Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar pembangunan moda transportasi massal dipercepat. Untuk itu, Jokowi meminta pembangunan kereta api cepat atau High Speed Train (Shinkansen) dapat dimulai dibangun atau groundbreaking pada Agustus 2015.

Saat ini, pemerintah akan melakukan beauty contest untuk menentukan siapa pemenang antara Jepang dan China dalam membangun High Speed Train di Indonesia.

"Instruksi pak Presiden kalau bisa (kereta supercepat) kita groundbreaking Agustus kalau mungkin. Ini akan cepat bekerja. Ini untuk high speed transit," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/7/2015).Dilansir laman Okezone.com,

Saat ini pihaknya akan segera mencari konsultan independen yang dapat menentukan pemenang beauty contest secara objektif untuk pembangunan kereta super cepat tersebut. Rencananya akan melibatkan lembaga internasional agar ditemukan konsultan yang memiliki reputasi kredibel.

"Kita sekarang sedang cari, saya diminta sebagai koordinator mulai hari ini saya akan mencari, saya akan meminta bantuan dari lembaga internasional untuk menunjuk konsultan yang cukup punya reputasi kredibel secara internasional, untuk menjadi sejenis wasit," sambungnya.

Sofyan mengatakan, penunjukan konsultan independen tersebut memerlukan waktu. Untuk itu, Sofyan masih ragu permintaan Jokowi untuk segera dilakukan groundbreaking pada Agustus 2015 akan bisa terealisasi.

"Pak Presiden menginginkan begitu, tapi ada hal-hal yang belum tentu bisa kita kontrol seperti itu, karena kan mencari konsultan dulu. Kalau ternyata nanti hasil investigasi saya kepada lembaga-lembaga internasional bisa diajukan nama, kalau namanya lebih dari satu, maka kan perlu ada proses juga. Karena ini proses rekrutmen itu yang independen juga, yang betul-betul profesional," pungkasnya.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Lansia Tewas Digilas Kereta Api

Ekonomi

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Ekonomi

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Tipu Dua Remaja, Pria Ini Larikan Motor NMAX