Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil
Harga Kebutuhan Pokok

Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

Admin - Sabtu, 25 Juli 2015 15:09 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Harga sejumlah barang kebutuhan pokok usai lebaran di pasar tradisional di Jakarta tercatat masih stabil atau belum mengalami penurunan harga. Namun khusus cabai rawit harganya naik signifikan jadi Rp 70.000/kg.

"Rata-rata masih belum berubah dari pas Lebaran. Bawang merah, tomat, cabai besar, (cabai) kriting, kentang, masih stabil. Yang naik cuma rawit saja, pas tadi malam Rp 50.000/kg, paginya langsung naik jadi 70.000/kg," kata Rio Wijaya, pedagang sayuran di Pasar Rawa Sari, Jakarta Pusat.

Rio merinci, harga bawang merah ukuran medium saat ini dipatok seharga 25.000/kg, cabai merah besar Rp 40.000/kg, cabai kriting Rp 30.000/kg, kentang Rp 10.000/kg, tomat Rp 7.000/kg. Sedangkan sayur yang naik cuma timun saja dari Rp 10.000/kg jadi Rp 14.000/kg," tutur Rio.

Sementara untuk lonjakan harga cabai rawit, menurut Rio, dipicu menipisnya pasokan yang tiba di pasar induk. "Cabai (rawit) kan paling sering. Ini semalam Rp 50.000/kg, udah naik Rp 20.000 paginya. Mungkin bisa turun lagi Rp 50.000/kg minggu-minggu ini," jelas Rio.

Selain sayuran dan cabai, jenis sembako lain yakni beras, telur, dan minyak goreng juga belum mengalami penurunan harga.

"Telur masih Rp 22.000/kg, sama minyak goreng kemasan Rp 12.000/liter. Beras juga belum ada yang naik atau turun, masih kisaran paling murah Rp 7.000/liter sampai Rp 13.000/liter. Seperti Pandan Wangi masih Rp 13.000, Slip Super Ramos juga masih Rp 9.000/liter," ujar Abdusalam, pedagang beras di pasar yang sama.

Kenaikan harga beras, kata Abdusalam, justru terjadi sebelum bulan Ramadhan. "Ada naik rata-rata Rp 15.000-30.000, untuk ukuran 50 kg dari pasar induk, per liter ada kenaikan Rp 5.00-1.000. Jadi harga beras yang berlaku sekarang naik terakhir sebelum puasa," jelas Abdussalam. Demikian dikutip laman detik.com, Sabtu (25/7/2015)

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Pemprov Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu