Matatelinga.com, Harga komoditas kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dan minyak mentah masih mengalami penurunan. Meski semakin mengalami kenaikan, namun belum mampu kembali ke harga normal.Research Analyst Reliance Securities Robertus Yanuar Hardy mengatakan meskipun naik, harga CPO masih di bawah 2.100 ringgit Malaysia. Padahal, harga CPO pernah menyentuh level 2.500 ringgit Malaysia."Hal ini tentu memberikan tekanan pada kinerja emiten di sektor perkebunan," ujar Robert dalam MNC Business di Jakarta, Jumat (7/8/2015).Demikian pula dengan harga minyak,hingga kini masih mengalami penurunan di bawah USD45 per barel. Hal tersebut tentu berimbas pada sektor lainnya, seperti batubara. Padahal selama ini komoditas tersebut merupakan penghasil terbesar untuk perekonomian."Brent juga turun di bawah USD50, padahal dulu di level USD100, ini berimbas ke batu bara. Kita penghasil terbesar, itu juga menyumbang ekonomi,”jelasnya.Sebagai informasi, harga minyak Brent turun tujuh sen menjadi USD49,52 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS turun 49 sen lebih rendah pada USD44,66 setelah sempat menyentuh level terendah dalam 4,5 bulan di USD44,20. Seperti dilansir laman okezone.com“Untuk itu, sebaiknya jauhi dulu dua komoditas tersebut, karena masih dalam tekanan,” tutupnya.(Fit)