Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pasar Saham Asia Merosot
Pasar Saham

Pasar Saham Asia Merosot

Admin - Senin, 24 Agustus 2015 10:46 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Pasar saham Asia jatuh lagi pada Senin (24/8/2015) di tengah kekhawatiran investor akan melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina. Nikkei 225 di Jepang, yang merupakan pasar saham terbesar di Asia, turun 2,4% di poin 18.963,53 - level terendah dalam lima bulan.

Investor belum percaya terhadap kemampuan Cina dalam menstabilkan pasarnya meski ada upaya terus-menerus dari Beijing.

Pada akhir pekan, Cina berencana untuk mengizinkan dana pensiun untuk berinvestasi pertama kalinya di pasar saham. Dalam aturan baru tersebut, dana pensiun boleh berinvestasi sampai maksimal 30% aset bersihnya ke saham-saham yang terdaftar secara domestik.

Langkah ini adalah upaya terbaru dari pemerintah Cina untuk menahan penurunan bursa saham negara tersebut. Dana tersebut boleh berinvestasi bukan hanya pada saham, tapi juga pada serangkaian instrumen pasar termasuk derivatif. Dengan meningkatkan permintaan atas produk-produk tersebut, pemerintah berharap harganya akan meningkat.

Simon Littlewood, presiden di firma konsultan bisnis ACG Global mengatakan bahwa ada kekhawatiran terhadap ekonomi terbesar kedua dunia "sudah kehabisan trik karena dalam beberapa bulan terakhir mereka sudah berusaha membuat ekonomi mereka lebih cair", namun masih gagal dalam menenangkan pasar.

Dalam beberapa pekan terakhir, indeks saham gabungan Cina turun 12%, sehingga total mengalami penurunan 30% sejak Juni. Penurunan tajam itu menyebabkan penjualan saham global, dengan Dow Jones di Amerika Serikat mengalami kerugian 6%, dan FTSE 100 di Inggris mencatat kerugian terbesar dalam sepekan mencapai 5% sepanjang tahun ini.

Melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina dan jatuhnya nilai saham bukanlah krisis tapi penyesuaian "yang perlu" Awal bulan ini, bank sentral Cina mendevaluasi yuan sebagai cara untuk mendorong ekspor. Di Australia, S&P/ASX turun 2,2% ke level 5.098,80 pada penjualan Senin pagi.

Di Korea Selatan, indeks Kospi mengikuti tren kawasan, dibuka 0,4% lebih rendah pada level 1.869,13. Demikian dilansir BBC, Senin (24/8/2015)

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut