Matatelinga.com, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, di tengah perekonomian yang semakin terglobalisasi, mau tidak mau fluktuasi perekonomian pasti terjadi.Bambang menyebutkan, seperti harga komoditas yang saat ini menurun drastis. Sebelum menurun, kata Bambang, telah terjadi perlonjakan harga komoditas yang realistis, lantaran permintaan global yang tidak rasional.Namun, para pelaku usaha seolah-olah kaget dengan penurunan harga komoditas yang drastis. Padahal, Bambang menuturkan, salah satu yang harus dihadapi para pelaku ketika harga sedang tinggi adalah perlambatan atau down term."Jadi perlu juga kita dan dunia usaha melihat ekonomi lebih realistis. Jangan mudah terombang ambing dengan fluktuasi ekonomi, semakin ekonomi terglobalisasi seperti sekarang mau tidak mau fluktuasi akan terjadi," kata Bambang di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/9/2015).Bambang menyarankan, para pelaku usaha harus lebih realistis dalam menghadapi kondisi perekonomian nasional seperti sekarang ini. Apalagi, terintegrasinya financial market setiap negara membuat semakin tingginya gejolak yang akan terjadi. Seperti dilansir laman okezone.com"Seperti dilihat (krisis) 1998 hanya terisolasi di Asia. Tapi sekarang ada apa-apa di AS di China semua langsung bergejolak. Globalisasi makin terintegrasi finansial market maka semakin tinggi terjadinya gejolak. Harusnya kita lebih bijaksana," tandasnya.(Fit)