Matatelinga.com, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan, nilai ekspor batik nasional pada 2016 meningkat 5 persen. Dengan banyaknya perajin batik nasional, membuat pemerintah optimis ekspor batik nasional meningkat.Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, mengatakan bahwa ekspor batik mencapai USD2 juta. Menurutnya, hingga saat ini tercatat 49.700 UKM sudah melakukan ekspor batik."Yang tidak tercatat mungkin bisa dua kali lipat. Apalagi muncul anak muda yang tidak tercatat tapi belum permanen," kata Euis saat acara Hari Batik Nasional di Museum Tekstil, Jakarta, Jumat (2/10/2015). Seperti dilansir laman okezone.comEuis menyebutkan, pembuatan batik sangat menguntungkan lingkungan, lantaran pembuatan batik memanfaatkan limbah lingkungan tanpa merusaknya. Menurutnya, Indonesia memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang kaya di mana hal itu dapat dimanfaatkan sebagai pewarna dan serat alami untuk batik Indonesia.(Fit)