Matatelinga.com, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan melakukan pemusnahan minuman keras, etil alkohol dan rokok ilegal yang menyebabkan kerugian negara mencapai miliaran Rupiah.Pemusnahan ini merupakan operasi besar-besaran yang dilakukan atas perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemusnahan ini merupakan hasil operasi besar-besaran ini dilakukan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, mulai 1 Januari 2015 hingga perintah dari Jokowi tiga bulan lalu.Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi menjelaskan, tindak lanjut dari penangkapan barang kena cukai ilegal tersebut akan dilakukan pemusnahan barang dengan rincian sebagai berikut :1. Telah dilakukan penindakan 2 juta batang rokok ilegal dengan potensi kerugian negara hampir Rp1 miliar atau mencapai Rp900 juta lebih. Ini melanggar ketentuan Pasal 29 ayat (2a) UU Nomor 39 Tahun 2007 Undang-Undang Cukai.2. Penindakan terhadap minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras sebanyak 12.967 botol atau 6181,4 liter yang terdiri dari :a. Minuman keras impor sejumlah 5.767 botol atau 4.381,4 liter dengan potensi kerugian negara mencapai Rp4,6 miliar dari tidak pembayaran cukai, pajak impor dan sebagainya yang diduga melanggar pasal UU Cukai.b. Minuman keras dari produksi lokal sejumlah 7.200 botol atau 1.800 liter, dengan potensi kerugian Rp99,4 juta dengan melanggar pasal 50 dan 54 UU. Cukai (dilakukan penyidikan dan telah memperoleh keputusan tetap dari pengadilan untuk dimusnahkan).3. Etil alkohol ilegal yang digunakan untuk memproduksi minuman keras ilegal sejumlah 57 drum atau 11.400 liter dengan potensi kerugian negara mencapai Rp228 juta yang terdiri dari :a. Etil alkohol sejumlah 47 drum atau 9.400 liter yang diduga melanggar ketentuan pasal 27 ayat 3 UU Cukai.b. Etil alkohol sejumlah 10 drum atau 2.000 liter yang diduga melanggar ketentuan pasal 54 UU Cukai (dilakukan penyidikan dan telah memperoleh keputusan tetap dari pengadilan untuk dimusnahkan).Total potensi kerugian negara mencapai Rp5,873 miliar. Demikian dilansir laman okezone.com(Fit)