Matatelinga.com, Perekonomian Indonesia saat ini memang sedang dihadapkan oleh tekanan dari kondisi perekonomian global. Namun Wolrd Bank mengingatkan pemerintah Indonesia agar juga mengantisipasi sentimen yang datang dari dalam negeri yang bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ekonom Utama Wolrd Bank, Ndiame Diop, mengatakan salah satu faktor yang harus diwaspadai pemerintah Indonesia adalah ancaman kenaikan harga beras akibat perubahan cuaca akibat El Nino. "Dampak El Nino berpotensi meningkatkan harga beras hingga 10 persen untuk tahun ini dan inflasi CPI bisa mencapai setidaknya 0,3 sampai 0,6 persen," tuturnya di Energy Building, Jakarta, Kamis (22/10/2015). Dilansir laman okezone.com Diop mengatakan, kenaikan harga beras bisa menjadi faktor krusial karena produk tersebut merupakan panganan utama dari masyarakat Indonesia. Terlebih, banyak masyarakat miskin menggunakan sebagian besar pendapatannya hanya untuk makan. "Ini tentu bukan kabar baik bagi warga miskin. Mereka akan merasa dampak yang lebih besar dari naiknya harga produk ini. Kenaikan harga beras akan menyumbang inflasi," pungkasnya. (Fit)