Matatelinga.com, Serangan teror yang terjadi di Paris, Prancis, pada Jumat 13 November malam waktu setempat di enam lokasi secara beruntun telah menewaskan total 153 orang. Laporan itu disampaikan otoritas keamanan Prancis.Presiden Prancis Francois Hollande pun menetapkan siaga I di kota mode tersebut. Dia pun menutup perbatasan Prancis dan menyaring secara ketat orang-orang yang lalu lalang baik ke dalam maupun ke luar Prancis."Kejahatan ini belum berakhir," kata Hollande seperti disitat dari elysee.fr dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (14/11/2015).Dia pun meminta masyarakat mengikuti instruksi yang diberikan oleh polisi setempat. Bahkan, Hollande pun membatalkan kunjungan ke Turkey pada 15 November terkait dengan G20 summit, untuk mengadakan emergency meeting.Sebagaimana dilansir dari CNN, sebanyak 112 orang di antaranya terbunuh di Gedung Konser Bataclan, sedangkan 41 lainnya tewas dalam peristiwa bom bunuh diri di dekat Stadion Stade de France.(Fit)