Matatelinga.com, Kurs dolar AS menukik secara luas di perdagangan New York pada setelah langkah-langkah stimulus Bank Sentral Eropa (ECB) gagal memenuhi harapan pasar.Seperti dilansir Xinhua dan dikutip laman okezone.com, Jumat (4/12/2015), ECB pada Kamis mengumumkan pemotongan tingkat suku bunga depositonya dari negatif 0,2 persen menjadi negatif 0,3 persen, namun mempertahankan suku bunga utamanya tak berubah 0,05 persen, gagal memenuhi ekspektasi untuk pelonggaran kebijakan moneter yang lebih agresif.Sementara itu, bank sentral akan memperpanjang pelonggaran kuantitatif selama enam bulan sampai setidaknya Maret 2017 pada tingkat saat ini sebesar 60 miliar euro (sekitar 63,5 miliar dolar AS) per bulan.Setelah pengumuman itu, euro naik ke tingkat tertinggi satu bulan terhadap dolar. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 2,1 persen menjadi 97,8 pada akhir perdagangan.Pada akhir perdagangan di New York, euro menguat menjadi USD1,0970 dari USD1,00623 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,5150 dari USD1,4942 . Dolar Australia naik menjadi USD0,7347 dari USD0,7303 dolar.Dolar dibeli 122,36 yen Jepang, lebih rendah dari 123,14 yen pada sesi sebelumnya. Dolar bergerak turun menjadi 0,9904 franc Swiss dari 1,0185 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3344 dolar Kanada dari 1,3364 dolar Kanada.(Fit)